Ilmu Hitam – Mendapatkan Jabatan Dengan Cara Naik Tangga – Injak Bawah, Pegangan Atas dan Langkahi Yang Di Depannya


Satu lagi hasil saya melihat dan mengikuti “live sinetron” ketika saya berinteraksi dengan banyak pihak, baik di kantor, di lingkungan tempat tinggal dan di kampung ekonomi. Ternyata rasanya nggak cukup sinetron televisi saja yang harus di tinjau ulang, tetapi kejadian di sekitar kita dalam dunia nyata juga lebih parahSebagian orang yang sudah cerdas, akan menilai kalau banyak tontonan sinetron sekarang ini sangat minim dari kata-kata berkualitas. Targetnya adalah rating yang tinggi untuk mengejar iklan. Kualitas yang rendah ini berujung pada tontonan yang tidak mendidik.

Ini membuat sebagian orang membenci tontonan sintron.

Tetapi ternyata, banyak hal-hal di sekitar kita itu lebih parah dari yang ada di sinetron yang kita membencinya. Contohnya adalah ketika rebutan jabatan dan ketika mendapatkan perhatian dari atasan. Di sini banyak sekali hal yang akan kita benci.

Pernah nggak memiliki teman yang kayaknya dia itu muka penjilat. Apa-apa yang dilakukannya itu dalam rangka mendapatkan perhatian dan pujian terutama dari atasannya dalam rangka ingin di cap sebagai karyawan yang berprestasi ?

Pernah nggak memiliki teman yang apapun dilakukan demi mengejar agar dia naik jabatan atau mendapatkan posisi tertentu. Mulai dari memanfaatkan teman sendiri atau bawahan, melangkahi atasan langsung dan mencari backup dari big bos.

Atau pernah nggak memiliki teman yang sukanya mencari kesalahan orang lain dalam rangka mendapatkan prestasi karena menemukan kesalahan orang lain adalah temuan dalam rangka perbaikan.

Atau juga ada teman yang maunya enaknya saja ketika ada permasalahan. Nggak mau turun tangan ketika ada masalah, tetapi ketika saatnya laporan dia akan rajin untuk melaporkanya pada atasan bahwa telah dilakukan ini dan itu seolah dialah yang paling akif menyelesaikan permasalahan.

Ah masih banyak perilaku bejad lainnya yang itu dilakukan orang-orang disekitar kita.

Tapi bagaimana jika kita menemukan orang yang hampir melakukan hal bejad di atas itu semua. Itulah yang aku sebut dalam judul tulisan ini yaitu mendapatkan jabatan dengan cara naik tangga. Injak yang bawah, lewati yang didepannya dan pegangan pada yang diatasnya. Ketika sampai di atas, injak yang tadinya didepannya.

Injak yang bawah:
Seperti memanfaatkan teman atau bawahan yang bisa diperintah melakukan ini dan itu.

Lewati yang didepannya:
Lupakan teman satu level atau juga atasan langsung. Aplagi kalau mereka itu nggak setuju sama sekali nggak diperdulikan.

Pegangan pada yang di atas:
Cari backup atau perhatian dari orang yang ada di atasnya seperti big bos. Ini sangat efektif untuk melangkahi atasan langsungnya, karena jika big bos sudah setuju, maka atasa langsungnya nggak akan bisa berbuat apa-apa.

Injak yang tadinya berada di depannya:
Ketika orang naik tangga, dia akan menginjak satu persatu papan tangga semakin ke atas. Ibaratnya ketika dia sudah jadi pimpinan, jika tadinya atasan langsungnya nggak setuju maka tinggal mendepaknya saja.

Wah, kelihatannya kejam yak ?
Yaaa emang begitu yang terjadi koq, di sekitar kita, di tempat kerjaan kita dan mungkin terjadi pada orang-orang di tempat kita bekerja. Jadi silahkan lihat sinetron yang ditelevisi itu, di dunia nyata juga ada.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s