Mancing ikan lepas ketika banjir – Ikan bawal di Banjir Kanal Timur


Ini cerita sisi lain banjir di jakarta. Ternyata ada sisi bahagianya.

Saat lagi nongkrong nggak jelas di bantaran BKT kemarin, aku melihat beberapa orang lagi mancing di sebuah muara antara saluran got perumahan dengan sungai besarnya.

image

image

Aku penasaran dengan ikan yang mereka pancing. Soale setauku di bkt belum ada kabar ada ikan, ya walaupun ikan sapu-sapu juga belum pernah ngerti. Lha ini mereka mancing, ramai orang lagi. Dan dadakan, tidak seperti hari-hari biasanya, nggak pernah ada orang mancing di sana.

image

image

Aku penasaran dan mendekati mereka. Ternyata, ada seorang mba-mba yang sedang nungguin masnya mancing di bawah. He he he… aku tanya aja pada mba itu. Dan entah mengapa mba itu menjelaskan dengan sangat detail tentang mancing itu. Padahal aku cuma nannya sekali. Sepertiny mba itu sangat antusias padaku. Xixixixii

image

Katanya, masnya lagi mancing ikan bawal. Ikan bawal yang lepas dari komplek perumahan. Karena banjir jadi ada satu kolam ikan di perumahan yang ikanya pada lepas. Dan mba sama mas itu mancing dalam rangka mendapafkan ikan bawal itu pakai umpan jangkrik.

Aduh… aku lupa apa saja yang diceritakan mb itu padaku. Soalny terlalu detail ceritanya.

Posted from WordPress for Android via EK GC100

Iklan

9 pemikiran pada “Mancing ikan lepas ketika banjir – Ikan bawal di Banjir Kanal Timur

  1. Banjir meluap ikan liar atau ikan piaraan seperti bawal atau wader, lele pada keluar dari sarang. Banjir sekalipun menyebalkan untuk menunggu surut air, para pemancing tetap sabar menantikan kail pancingnya dimakan ikan. Mas senang ikan bawal ? Kalau ikan kakap merah senang tidak ?

    • Kayaknya kalau ikan lepas sih lebih berhak yang punya untuk mendapatkan kembali mba. Kalau banjir kaya gitu, hukum yang berlaku jadi “lepas jadi milik umum”

      eh aku suka semua jenis ikan kecuali lele / belut / ikan lain yang berlendir…

      ikan kakap merah goreng + bumbu cabe ijo … hmmm nyummy banget mba

      • Tentu saja ikan kakap merah makannya di Tojo Una-Una, Ampana Sulawesi Tengah, saat saya sedang dinas ke sana sekitar tahun 1993. Makannya di warung sederhana pinggir pantai, sambil melihat matahari tenggelam di ufuk Pantai Poso.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s