Jemuran pager bambu itu praktis dan cepat mengeringkan


Kemarin hari, aku berkunjung ke pedalaman tangerang karena ada saudara yang sedang pindahan rumah. Bukan soal pindahan rumahnya yang mau aku ceritakan, tetapi soal sebuah dereran jemuran baju yang dijejer sepanjang jalan disamping rumah seorang tetangga. Nih dia penampakannya:

image

Bukan soal siapa yang menjemur di situ dan pakaian apa saja yang dijemur di situ, tetapi cara menjemur dan tempat yang digunakan untuk menjemur.

image

Aku teringat 25an tahun yang lalu. Aku masih ingat dulu sehari-hari menjemur baju-baju di “srisig” yaitu sejenis pagar yang terbuat dari bambu yang dia anyam. Kalau gambar di atas itu juga pagar terbuat dari bambu, tetapi bukan srisig, tetapi namanya “gedheg”. Lebih kokoh dan kuat karena bambunya di buat besar-besar.

image

Yang menjadi pertanyaan adalah pemilik baju nggak takut bajunya hilang, soalnya lokasinya itu di pjgggir jalan kampung yang banyak sekali orang lewat dan siapa saja bisa lewat tempat itu. Kalau jamanku kecil dulu sih nggak takut hilang, solanya masih ada di pekarangan rumah. Tapi kalau jaman sekarang sudah lain ceritanya. Pakaian aja bisa seharga 5.000 di pasar gelap.

Iklan

13 pemikiran pada “Jemuran pager bambu itu praktis dan cepat mengeringkan

    • Ha ha ha… ada koq mas, tetangga-tetangga rumah ini aku lihat njemur pakaiannya di halaman rumah menggunakan jemuran dari bambu atau aluminium yang disusun seperti tanggal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s