Sekarang jangan senang dulu kalau dipanggil “Say” oleh orang lain !


Hasil nguping obrolan-obrolan remaja sekarang !

Dulu panggilan say itu sangat menyenangkan dan menyejukan hati apa bila itu keluar dari mulut orang yang kita sayangi. Say di sana adalah singkatan dari Sayang. Say = Sayang !

Tetapi sekarang, dengan semakin kacaunya pergaulan istilah-istilah yang dulu cukup sakral untuk menunjukan adanya hubungan yang resmi, kini sudah tidak lagi.

Anak SD, SMP, SMA, Mahasiswa kalau pacaran udah pakai panggilan layaknya seorang suami istri. Sang cewek manggil cowoknya papah, pap dan seterusnya. Sang cowok manggil ceweknya dengan mamah, mam, mami. Panggilan-panggilan say, hany, sayang, cinta itu udah kadaluarsa buat mereka.

Dan sekarang panggilan-panggilan yang dulu ngetren, karena sudah kadaluarsa, tetep digunakan tetapi dengan arti yang lain. Contohnya:

Say -> Saytonirrojim (panggilan untuk mantan)
Bro -> Bray -> Brother Gay (panggilan untuk sahabat cowok yang kemayu)
Cien -> Cinta (panggilan untuk cewek yang kemayu)
Dan lainnya

Fokus pada “say”, harus jeli pada orang yang mengucapkan kata-kata “say” pada kita, lihat siapa dia dan bagaimana konteks pembicaraan. Jangan-jangan dia sedang kesel sama kita…

Iklan

14 pemikiran pada “Sekarang jangan senang dulu kalau dipanggil “Say” oleh orang lain !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s