Urek-urek – Foto cara memancing belut beserta videonya !


Kali ini tentang cerita memancing belut. Ini salah satu pengalaman yang dulu sekali aku lakukan ketika masih anak sering bermain ke sawah milik bibi. Di sana banyak sarang belut yang belutnya besar-besar dan dulu di pancing untuk dijadikan lauk.

SEKILAS SEJARAH UREK-UREK

Di tempatku mancing belut istilahnya itu “urek-urek”. Lokasinya kadang di tepian sawah atau di tepian sungai yang banyak lumpurnya. Walau nggak terlalu sering, urek-urek lebih dijadikan untuk hiburan saja, karena belut itu musiman. Musim belut itu sekitar 3 sampai 7 bulan setelah mulai musim hujan. Musim paling banyak belut itu sekitar 4 bulan musim hujan.

Kali ini cerita mancing belut di got di jakarta. Iya, di got saluran air di komplek perumahan. Cukup tragis memang karena got jakarta itu identik dengan bau nggak sedap, bau sampah, jorok, kotor, sarang tikus, airnya hitam dan imej menjijikan lainnya.

CARA MEMANCING BELUT GOT

Tetapi untuk got di komplek perumahanku cukup bersih. Lihat saja gambar berikut ini. Airnya masih cukup jernih dan ikan kecilnya masih cukup banyak. Belut-belut ini besar dengan makan ikan-ikan kecil yang ada di got. Yuk lihat caranya, di bawah ini aku ceritakan step by step yang aku bersama temen lakukan.

1. Siapkan wadah, umpan dan seser atau serok jaring
Wadah itu untuk menampung umpan dan belut yang habis dipancing, biasanya pakai ember yang sudah nggak kepakai, soalnya belut itu baunya amis, sehingga kalau pakai ember yang masih kepakai, agak repot mencucinya. Umpannya itu yang mudah saja, disesuaikan dengan habitat belut itu.

Kalau belut got, umpannya ikan-ikan kecil yang ada di got itu, kalau belut sawah, umpannya anak-anak katak atau precil, kalau belut sungai itu umpannya cacing tanah. Umpannya agak sadis ketika menyiapkan yaitu di hancurkan badannya biar darah dan baunya keluar pada saat dicemplungin ke depan sarang belut.

Seser atau serok jaring itu untuk menangkap balut seandainya belutnya lepas jadi tinggal di serok saja pakai jaring. Kadang belut yang sudah ketangkap itu lepas lagi ke got dan lari, cara menangkap yang gamlang itu kita kejar dan serok sebelum belut itu dapet lubang untuk bersenbunyi.

2. Cari bagian di tepian got yang menjadi sarang belut
Lihat pola tepian got pada gambar berikut ini, ada seperti lubang yang masuk ke dalam dengan sedikit cekung di depan lubangnya. Tandanya adalah semakin besar cekungan, semakin besar belutnya. Itu ada dua sarang bersebelahan, yang sebelah kiri itu belutnya besar, sebelah kanan belutnya kecil.

image

Yang akan di pancing adalah belut yang besar. Yang kecil biarin dulu ada sekitar 1 bulanan lagi buat di pancing. Sayang kalau kecil sudah dipancing.

image

Belut itu tertarik sama cahaya. Dia juga akan keluar sarang kalau ada cahaya di depan sarangnya. Lihat gambar di atas, depan sarang disorot dengan senter, belutnya tertarik untuk keluar. Lihat saja kepala belutnya sudah nongol, itu ukurannya sekitar diameter 1,5cm atau 2cm.

3. Taruh umpan di depan lubang sambil di gerak-gerakan lirih
Ini adalah sifat belut yang dia itu cenderung menyamber makanan yang lewat di depan sarangnya. Jarang belut itu berkeliaran keluar sarang untuk mencari mangsa.

image

Nanti belut akan keluar sendiri dan nyamber sendiri umpan yang sudah ada kailnya. Kalau bisa gunakan tali pancing yang kalau masuk air itu jadi bening. Agar belut fokus pada umpannya saja.

4. Biarkan belut membawa umpan ke dalam sarang untuk memastikan sudah dimakan masuk mulut.
Kalau belut baru menyamber umpan, kemudian kita tarik, biasanya akan dilepas karena masih di tepian mulut depan saja, kalau agak lama itu biasanya sudah masuk mulut.

image

Kemudian setelah pasti dimakan, tinggal kita tarik perlahan keluar. Untuk memastikan kailnya nyangkut itu kalau di tarik ada perlawanan. Semakin besar belut, semakin besar perlawanannya. Dan disinilah asyiknya, tarik-tarikan dengan belut itu adalah kesenangan tersendiri untuk para pemancing, mau belut atau ikan sama saja.

Ini memang kalau yang jiwa perikehewanannya besar menjadi sebuah peristiwa sadis dan kejam. Belut mempertahankan diri untuk tetap hidup sekuat tenaga dengan rasa sakit tertancap kail, sementara orangnya asyik menarik dan itu adalah kesenangan tersendiri.

5. Tarik keluar dan ambil belutnya
Ini bagian terakhir dari memancing belut. Setelah berhasil menarik belut keluar, selanjutnya adalah melepaskan kail dari mulut belut dan menaruhnya ke wadah. Silahkan lihat videonya yang aku rekam kemarin saat mancing belut di got sekitar rumah.

Video tersebut cukup menggambarkan memancing belut di got. Nhaa sekarang sudah jelas kan bagaimana cara memancing belut itu, bagi yang suka memancing belut tentunya ini hal biasa, bagi yang jarang atau nggak tau tentang belut itu semoga menjadi pengalaman tersendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s