Infeksi bisul 9 mata itu membuat banyak isu – Dari nggak pernah mandi sampai kena diabetes


PERINGATAN:
Tulisan ini memuat gambar yang menjijikan untuk dilihat, harap membaca setelah makan dan pastikan ada wadah jika Anda nanti muntah ! Atau jika yang tidak terbiasa dengan gambar yang jorok jangan lanjut membaca tulisan ini !

Awalnya aku makan yutuk terlalu banyak, sehingga protein di yutuk yang sangat tinggi kandungannya di tolak oleh tubuhku dalam bentuk 2 buah mata bisul di kaki dan jari tangan.

Karena aku sudah biasa dengan yang namanya bisul itu aku biarkan saja untuk sembuh dengan sendirinya karena ini bisulnya kecil-kecil, nggak sampai besar seperti dulu yang sampai lubang bekas mata bisulnya itu diameter 1/2 cm lebih. Ini laling diameter 4ml aja. Nggak sakit dan bisa jadi nostalgia garuk-garuk memiliki luka. Udah lama banget rasanya nggak memiliki luka. He he he…

image

Oke, itu kondisi kakiku yang kena infeksi di perjalanan mancing ke kepulauan seribu seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya. Cerita singkatnya aku berangkat dengan memiliki 2 mata bisul kecil-kecil di kaki dan 2 mata bisul di tangan kondisi hampir sembuh. 2 hari setelah pulang mancing aku punya 7 mata bisul di kaki ditambah bonus kaki bengkak sampai susah sekali di tekuk pergelangan kakinya saking bengkaknya.

Kronologis

Jadi begini, dari mulai berangkat di muara angke, kondisi jalanannya itu becek dan kotor sekali. Dua mata bisul di kakiku nggak aku tutupi apapun dan aku biarkan terbuka.

Selama di laut aku biarkan kering dijemur sinar matahari dengan harapan cepet sembuh dengan sendirinya tanpa obat apapun seperti biasanya aku memang oranga agak anti sama obat-obatan.

Selama perjalanan pulang mancing ke muara angke memang harapanku mulai terkabul, luka bisulku mengering dan sepertinya akan sembuh. Tinggal nunggu korengnya nglotok sendiri.

Tapi yang terjadi di muara angke adalah hujan deras sekali, sampai jalanan iti kerendem air. Dan bukannya air hujan yang mengalir bersih di jalanan tetapi adalah air berwarna hitam pekat yang menggenang. Maklum di sana adalah tempat jual beli ikan yang cukup besar untuk wilayah jakarta. Jadi itu air limbah dari pasar ikan yang menggenang di jalanan.

Lokaso dermaga sampai mobil parkir ada 100an meter jalan kaki dan hasilnya adalah luka bisulku kerendem air limbah pasar ikan muara angke. Kedalaman genangan air di jalanan lebih dari 20cm yang membuat kakiku kerendem air sampai di atas mata kaki. Dan luka bisulku pun sepertinya mulai perih-perih dan membuka lagi.

Pulang sampai di rumah masih nggak apa-apa. Luka bisul aku bersihkan seperti biasanya agar cepet kering. Tapi koq setelah dua hari lukaku nggak sembuh-sembuh malah bertambah nyonyor dan sakit. Malah tumbuh bisul-bisul dbaru di sekitarnya ada 5 mata bisul baru. Jadi total ada 9 mata, di kaki 7 dan di tangan 2.

Di hari ke 2 setelah pulang dari mancing alias itu hari sudab minus 2 lukaku terlambat sembuh, biasanya aku punya luka itu 2 atau 3 hari sudah kering dan sembub, ini sudah 5 hari sejak aku punya bisul. Kaki bengkak dan rasanya sakit banget.

Dikira memiliki penyakit diabetes

Jadi bentuk kakiku yang bengkak dengan beberapa luka basah yang bernanah dengan beberapa bagian kaki menghitam itu sama persis dengan luka seorang pengidap diabetes. Lukanya nggak kering-kering dan menjadi bengkak dan warna kulit menghitam.

Padahal warna kulitku yang menghitam itu karena ngapal atau kapalen karena rutin untuk duduk bersila ikut pengajian atau duduk dalam sholat … cieeee…. tapi bener, itu sebabnya di beberapa bagian kaki kanan dan kiriku ada yang ngapal sampai agak menghitam menebal seperti yang di jidat untuk sujud.

Luka bisulnya ada di dekat yang kapalen itu  di tambah bengkak dan luka-lukanya aku biarin terbuk agar cepet kering. Tapi kalau ketemu orang jadi mereka memberika nasehat dan pendapat tentang cara menangani penyakit diabetes….

Apalagi aku masih mudah dan masih sering dipanggil mas oleh mba-mba, aduh makasih nasehatnya tapi alhamdulillah ini bisul, bukan diabetes. Jangan deh kena diabetes…. sampai tua pun jangan…

Diketawain Perawat Klinik

Karena sudah bengkak dan sepertinya belum ada tanda-tanda menjadi lebih baik aku ke klinik di kantorku dengan kaki pincang. Ini percakapanku Aku (A) dengan Suster (S) di poliklinik:

A : Siang mba, permisi mau berobat
S : Iya sikahkan mas, sakit apa ?
A : Anu mba, bisulan… !
S : Hah bisul ? (sambil senyum-senyum sendiri)
S : Oke mas, silahkan masuk ke ruang periksa dulu untuk tes berat badan dan tensi darah
A : Iya mba, makasih

Kemudian suster itu mengantar buku berobatku ke suster lainnya yang akan menanganiku selanjutnya sebelum bertemu dokter. Nhaa pas kedua suster itu ketemu, sempat aku denger percakapan yang membuatku tersenyum kecut:

S1  : Ini mba ada pasien baru
S2 : Oh iya, sakit apa dia ?
S1 : Bisul katanya.
S2 : Hah, hari gini….
S1 : Ssssttt…..

Kemudian terdengar suara mereka cekikikan…. Hrrrrr….

Dan sekarang sudah 2 seminggu sejak aku berobat ke klinik itu. Bisulku sudah sembuh tetapi menyisakan sesuatu yang tidak kalah tragisnya yaitu kulit kakiku yang tadinya bengkak ternyata berganti kulit. Pada mengelupas seperti kulit ular saja.

Bener-bener ada kulit mati yang harus rajin aku klotokin tiap hari. Dan tidak bisa aku bersihkan dakinya karena kulit bawahnya ternyata masih amoh dan gampang terkelupas. Kaya gini nih penampakannya, agak mengerikan untuk dilihat dan sangat jorok karena banyak daki kering yang selama bengkak nggak bisa aku bersihkan.

image

Mungkin nggak banyak yang jenis kulitnya seperti aku, bisa berganti kulit seperti ular atau istilahnya nylungsumi. Walau tidak lazim dialami oleh manusia, dengan berganti kulit seperti ini kulitku menjadi putih lagi. Iya bener-bener putih kulit yang hasil pergantiannya.

NOTE
Hak Cipta Artikel Milik Ahsanfile Project, Hak Cipta merek yang dipublikasikan dalam artikel ini milik masing-masing pemegang profil. Tidak diperbolehkan copy paste kecuali mengambil isi tulisan ini sebagai referensi dan menyertakan link website ini.

Iklan

Satu pemikiran pada “Infeksi bisul 9 mata itu membuat banyak isu – Dari nggak pernah mandi sampai kena diabetes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s