Cerita selingkuh dengan setiap tetangga wanita di sekitar rumah – Inilah yang terjadi jika sebuah daerah sudah menganut ajaran kawin kontrak


Bila kita mendengar ada seorang suami mengantarkan istrinya untuk menjadi pelacur di sebuah hotel, kita akan menilainya sebagai sebuah tindakan yang sangat bejad walaupun alasan ekonomi. Tapi ternyata ada sebuah ajaran yang levelnya sudah negara bahkan sedang berkembang pesat di negeri kita bahwa melakukan hubungan sex dengan orang lain dengan niat kawin kontrak itu nilainya sangat tinggi, nggak perduli masih gadis, sudah punya suami, sudah punya istri.

Mungkin aku lagi sering memikirkan bagaimana nasib sebuah negara yang menganut ajarah sesat yang membolehkan kawin kontrak. Aku kebayang betapa mudahnya melakukan hubungan sex dengan setiap tetangga wanita, pokoknya asal suka dan cocok, bisa kawin ! Betapa mengerikan kondisi kampung atau komplek perumahan seperti ini.

Bayangin suami atau istri Anda melakukan hubungan sex dengan tetangga tanpa sepengetahuan dan itu dipercaya adalah sebuah peringkat yang baik di sisi Tuhan. Apakah itu sebuah ajaran yang baik ?

Kawin kontrak dengan suami atau istri orang tanpa sepengetahuan suami atau istri yang sebenarnya akan sangat sering terjadi di negeri menghalalkan nikah kontrak. Dan pastinya akan terus mencari pasangan yang cocok sampai mendapatkan kepuasan. Dan kepuasan manusia dalam hal hubungan sex itu tidak pernah akan ada puasnya, artinya orang-orang yang tinggal di daerah seperti ini akan terus menerus mencari pasangan sex yang cocok.

Kasihan sekali nasib para wanita yang tinggal di negeri kawin kontrak, dia harus mau nikah kontrak dengan siapapun dan merelakan suaminya untuk melakukan hubungan sex dengan orang lain sesuka hati.

Seorang wanita akan melahirkan anak dari kawin kontraknya, kemudian suami kontraknya sudah menceraikannya, bagaimana nasib anak tersebut ? Siapakah yang akan membesarkannya dan bapaknya sudah entah berapa kali lagi kawin kontrak dengan wanita lain ? Apakah bapaknya akan menafkahi anak itu ?

Jawabannya pasti ibunyalah yang akan menafkahi anak tersebut. Bapaknya sudah pergi meninggalkan karena sudah habis masa kontraknya. Kondisi seperti ini akan melahirkan masalah sosial parah mulai dari kemiskinan sampai jalan hidup yang tidak baik seperti keterpaksaan ekonomi harus jadi pengedar narkoba dan lainnya. Dan benar kenyataanya dari informasi yang sering dipublikasikan oleh bea cukai, banyak pengedar narkoba dari negeri yang menerapkan nikah kontrak ini. Kebutuhan hidup atau agen perusak generasi indonesia ? Sepertinya karena kebutuhan ekonomi lebih mendekati kebenaran.

Bagaimana ketika suami atau istri nikah kontrak dengan orang lain ?

Karena sudah menjadi ajaran, maka boleh-boleh saja walaupun pada hati kecilnya tidak terima dan akan menolak, tetapi karena masyarakatnya memang begitu mau apa lagi. Karena juga kalau sudah dikuasai nafsu birahi, dia sendiri akan kawin kontrak dengan orang lain untuk melakukan hubungan sex. Jadi mau apa lagi, walau hati kecilnya menilai itu adalah salah, maka tidak bisa melakukan apa-apa kecuali pindah negara.

Bagaimana nasib para wanita yang tidak punya suami mencukupi kebutuhan hidup, apa pekerjaan yang dilakukan jika dia tidak memiliki kesempatan untuk bekerja dan mendapatkan gaji ?

Ketika kawin kontrak, ada sebuah harga yang harus dibayarkan sang laki-laki kepada wanitanya sebagai mas kawin. Dan inilah yang bisa dilakukan oleh para wanita itu untuk mendapatkan uang atau apa lah yang ada nilai ekonominya. Dia akan rela dan kadang bisa menawarkan diri untuk dinikah kontrak asalkan ada uang yang di bayarkan.

Kalau seperti ini apa bedanya dengan para pelacur yang menjajakan dirinya kepada lelaki hidung belang untuk melakukan hubungan sex ? Bedanya hanya pada caranya saja. Nikah kontrak caranya bayar uangnya sebagai mas kawin, pelacuran bayar uangnya sebagai bayar tarif.

Ada pendapat lain ?

Note:
Hak Cipta Artikel Milik Ahsanfile Project, Hak Cipta merek yang dipublikasikan dalam artikel ini milik masing-masing pemegang profil. Tidak diperbolehkan copy paste kecuali mengambil isi tulisan ini sebagai referensi dan menyertakan link website ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s