Hasil foto macro Samsung Galaxy Camera EK-GC100 – Lebih dari cukup untuk sekelas Android Pocket Camera


Sudah sekitar 4 bulanan aku menggunakan sebuah camera phone lebih tepatnya pocket camera dengan OS Android. Sejauh ini puas-puas saja dengan gambar hasil bidikan yang aku itu sering menggunakan mode auto dari pada setting manual ketika akan menjepret obyek foto.

Hal yang aku suka adalah aku bisa integrasi antara hunting foto, editing, blogging itu jadi satu device, tentunya dengan kualitas gambar yang menurutku lebih dari cukup untuk sekedar melengkapi tulisan dalam blog. Dan mungkin masih jauh dari kualitas jika dibandingkan dengan hasil kamera para master fotografi yang menggunakan kamera dslr atau mirrorless yang bagus.

Berikut beberapa foto yang aku ambil tanpa mode auto, sedikit aku ikuti tutorial yang ada dalam kamera ketika akan mengambil gambarnya. Kualitas gambar sudah aku turunkan karena aku crop dan ukurannya aku perkecil sehingga sudah tidak bisa untuk dizoom lagi, dari ukuran 4mb menjadi paling 900kilo. Mohon maaf foto asli berat diuploadnya 🙂

image

Ini semut dari jarak 5 cm di depan lensa. Beruntung banget dia nggak lari ketika aku adepin kamera di depannya, malah dia masang posisi selfie, tapi sayangnya selfie pantat…

image

Ini laba-laba dari jarak 1meter. Aku zoom sekitar 7x optical. Sampe pegel njagain agar dia nggak pergi dengan gerak-gerikku memfoto dirinya.

image

Ini hewan aku nggak tau namanya. Jarak foto sekitar 30cm, soalnya dia agresif banget dari gerakan di sekitarnya. Ada yang tau nama hewan ini ?

image

Ini baby belalang, jarak foto sekitar 50cm aku zoom sekitar 10x optical. Ini paling bikin pegel tangan karena harus pelaaaan banget gerakannya agar dia tidak kabur.

Dari foto-foto di atas nggak ada yang pakai tripod. Nggak tau kenapa setting posisi tripod, obyek foto sudah kabur duluan. Kalau kata master sih untuk foto macro lebih baik pakai tripod, jadi posisinya stabil. Tapii sepertinya kameraku kurang imbang sama tripod. Tripodnya dah kelihatan profesional tapi kameranya poket, agak tumplek gitu kesannya.

Satu-satunya yang bikin aku masih bisa berkata-kata ketika di dekat pada master fotografi adalah fitur all in one device di Samsung Galaxy Camera ini. Nanti ketika mereka mau melihat dengan puas hasil bidikannya haris di pindah dulu ke komputer agar puas lihatnya. Kalau aku dah cukup dadi layar besar camera ya.

Kalau mau edit foto, edit video, watermarking dan lainnya sudah melimpah aplikasinya di android sehingga nggak perlu lagi dipindah ke pc. Beda sama kamera dslr atau mirrorless, masih kudu pindah ke pc atau notebook baru bisa diedit-edit lagi.

Kalau mau share ke website, instagram, facebook, twitter, pixoto dan socmed lainnya tentang fotografi, itu yang mereka para master tak bisa lalukan. Soal ini aku merasa menang langsung dari lokasi foto dimanapun berada asalkan masih ada sinyal, aku bisa share. Perasaan bangga menikmati foto bisa aku share instant, beda sama master yang nanti nunggu pulang ke rumah atau ketika ada wifi baru bisa share.

He he he…

Note:
Hak Cipta Artikel Milik Ahsanfile Project, Hak Cipta merek yang dipublikasikan dalam artikel ini milik masing-masing pemegang profil. Tidak diperbolehkan copy paste kecuali mengambil isi tulisan ini sebagai referensi dan menyertakan link website ini.

Iklan

8 pemikiran pada “Hasil foto macro Samsung Galaxy Camera EK-GC100 – Lebih dari cukup untuk sekelas Android Pocket Camera

  1. Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s