Sangat sengsara kehidapa orang ini – Sudah mengemis, pakai jimat untuk penglaris dan pengasih agar banyak orang yang memberinya uang !


Jumatan tadi saya lihat beberapa orang pengemis berkeliaran saat sholat jumat. Berbagi posisi dan wilayah keluar masuk para jamaah sholat jumat. Ada yang di pintu masuk, di pintu keluar, di parkiran dan di halaman masjid.

Apakah mereka ikut sholat jumat ? Saya yakin tidak, karena tidak mungkin mereka sholat dalam kondisi badan kotor dan pakaian compang-camping. Tubuh penuh dengan kelihatan seperti luka atau luka buatan yang kotor sekali.

Kemudian aku lihat satu diantara mereka mengenakan cincin batu akik yang besar-besar. Jauh dari kesan itu hiasan jari atau kesan batu akik murahan yang hanya karena dia miskin jadi nggak mampu membeli yang bagus. Nggak, aku yakin dia memakai itu untuk jimat atau penglaris agar orang melihatnya kasihan dan memberinya uang. Oke, lupakan batu akik tadi, mari kita simpulkan tentang jalan hidup yang mereka ambil sebagai pengemis.

PRINSIP NGGAK ADA LAGI LAPANGAN PEKERJAAN, TIDAK ADA YANG MAU MENERIMANYA KERJA, TIDAK PUNYA PENDIDIKAN !

Ini adalah sebenarnya rasa malas yang luar biasa serta jiwa yang lemah. Semua yang terjadi dalam hidup ini itu memang sudah ditetapkan oleh Tuhan, tetapi dalam urusan nasib, Tuhan memberikan pilihan pada manusia untuk mengubah nasibnya. Siapa yang mau berusaha, dia akan mendapatkan tambahan dari apa yang telah ditetapkan untuknya. Itulah janji Allah, Tuhan kita yaitu nasib kita tidak akan berubah kecuali kita yang merubahnya sendiri.

KESIMPULAN: ORANG SEPERTI INI SUDAH HIDUP DI DUNIA SUSAH, DIAKHERAT NANTI JUGA AKAN SUSAH KARENA PILIHANNYA SENDIRI.

Hidup yang paling bahagia adalah punya harta yang banyak dan hidupnya bahagia. Berapapun jumlah hartanya kalau tidak membahagiakan ya percumah saja. Eh salah, itu prinsip orang yang nggak kenal agama !

Kalau orang yang kenal agama maka prinsipnya adalah berapapun hartanya yang penting berkah. Orang yang hartanya banyak walaupun berkah, nanti di hari akherat akan lama hisabnya untuk setiap harta yang dimilikinya. Yang paling beruntung adalah sedikit harta tetapi berkah. Dengan keberkahan ini semua kebutuhan dan kondisi bisa dicukupi. Tetap kita lihat orang yang tergila-gila dengan harta. Ini bukan berperasangka buruk, tetapi fakta !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s