Dulu buat apa harta kalau tidak ada cinta – Sekarang buat apa cinta kalau tidak ada harta !


Dulu, ketika sudah urusan cinta antara dua anak manusia itu bisa mengalahkan segalanya, dan yang penting adalah cinta. Seorang gadis ketika dilamar orang kaya tetapi dia nggak ada cinta ya sekuat tenaga dia akan menolak. Dan walaupun dilamar orang miskin tetapi dia cinta juga akan memaksakan diri sampai dulu kita sering denger berita kawin lari karena mempertahankan cinta dan berita kawin paksa karena sang gadis tidak mencitai jodoh yang dipilihkan orang tua. Dan sekali lagi itu karena perjuangan mempertahankan cinta.

Dan yang terjadi adalah banyaknya pasangan yang sekarang itu sukses itu karena mereka memulai bersama dari nol. Dari tidak punya apa-apa menjadi orang yang kaya dan sukses seperti banyak pengusaha kelas kakap sekarang. Sering kita dengan bahwa awal mereka adalah merintis usaha dari nol dengan dukungan yang kuat dari keluarga.

Sekarang, sudah nggak ada kabar sepertinya adanya kawin lari atau juga kawin paksa. Dari sisi orang tua juga sekarang pertimbangan nomor satu adalah pekerjaan pemuda yang akan melamar anak gadisnya. Sudah kerja apalagi mapan, pasti diterima. Seorang gadis sekarang juga seperti itu, yang pertama dilihat dari seorang pria adalah apakah dia sudah mapan atau belum. Cinta adalah urusan nomor sekian, yang penting nanti pada saat berumah tangga itu kecukupan.

Dan yang terjadi adalah perjalanan mencari cinta itu justru datang setelah berumah tangga. Selingkuh, cerai, kdrt, kekerasan terhadap anak dan kasus keluarga yang lain diakibatkan oleh tidak adanya rasa cinta sekarang adalah warna dari berita-berita tentang rumah tangga.

Walau tidak semua orang seperti itu, tetapi arah tren yang sedang terjadi itu benar demikian kan ya ?

Iklan

8 pemikiran pada “Dulu buat apa harta kalau tidak ada cinta – Sekarang buat apa cinta kalau tidak ada harta !

  1. Menikah itu basically, IMO, adalah tentang komitmen. Janji. Janji dihadapan yg Maha Melihat; bahwa belum, ada atau habis cintanya…. Ya tetap bersama-sama. Belum, ada atau habis hartanya, ya tetap bersama-sama. Tidak menggampangkan perceraian atas nama (ada/tak ada) harta/cinta; krn meski bercerai itu dibenarkan agama, tp Alloh benci perceraian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s