Memiliki tenaga dalam untuk memukul musuh dari jarak jauh, Bisakah ?


Sampai saat ini masih banyak orang yang terobsesi untuk memiliki kekuatan super seperti tenaga dalam yang bisa digunakan untuk memukul jarak jauh atau menghancurkan apapun hanya dengan melepaskan kearah benda tersebut.

Tidak hanya di indonesia, negara-ngara lain juga memiliki pikiran yang sama yaitu seseorang bisa mngeluarkan tenaga yang bisa dilemparkan atau diarahkan keluar dalam intensitas rendah untuk mengobati atau dalam intensitas tinggi untuk menghancurkan. Maka kita akan mendengar yang namanya itu seperti satsui no hado, kameha meha, chakra atau lainnya. Kalau di indonesia ada pukulan pasir besi, ajian bayu salaksa, pukulan pas pamungkas dan lain-lain.

Itu semua adalah wujud dari harapan manusia di manapun untuk bisa memiliki tenaga dalam yang bisa dikuasai dan di gunakan sesuai keinginan. Dan harus kita akui bahwa ada manusia yang bisa menguasai tenaga dalam ini, lepas dari benar dan salahnya cara yang mereka gunakan. Apalagi oleh orang-orang terdahulu, ilmu tenaga dalam hampir mewarnai setiap cerita leluhur kita.

Nhaa sekarang mari kita lihat tenaga dalam itu apa dan apakah kita bisa menguasainya ?

Pertama kita lihat dulu apa itu tenaga dalam !
Selama ini orang menganggap bahwa tenaga dalam adalah sebuah kekuatan yang sebenarnya ada dalam diri manusia yang tersembunyi dan bisa dikeluarkan dengan cara latihan. Tetapi kenyataanya tenaga dalam ada yang bisa menguasainya dalam waktu singkat dengan cara diberi atau diwarisin dengan membayar sejumlah uang atau sejumlah mahar.

Jadi tenaga dalam itu asli dari dalam tubuh manusia atau dari manusia ? Kalau kita cerdas pasti akan menyimpulkan kalau tenaga dalam itu bukan dari dalam tubuh manuasia yang tersembunyi. Kalau akal kita sudah tertutup ya kita pasti akan tetap ngotot kalau tenaga dalam sudah ada di dalam diri manusia secara alami.

Kedua, Sejarah orang-orang mendapatkan tenaga dalam !

Mari kita lihat mereka yang mau dan berusaha untuk mendapatkan tenaga dalam, pasti termasuk dalam salah satu atau beberapa alasan di bawah ini:

  • Untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain bahwa dirinya itu sakti dan ingin disegani sebagai orang yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan seperti itu maka harapannya adalah tidak akan ada orang yang berani macam-macam terhadapnya
  • Agar dia ditakuti oleh orang lain sehingga apapun yang dilakukannya tidak akan ada orang yang berani menghentikannya. Orang lain akan tunduk pada kemauannya dan jika ada yang melawan dia bisa segera menanganinya
  • Untuk menjaga diri dari marabahaya yang kapan saja bisa datang. Ini dipelajari oleh orang-orang yang biasanya cuma ikut-ikutan saja tanpa tahu alasan kenapa dia mempelajari tenaga dalam. Misalkan karena temennya ikut, ya udah ikut saja.
  • Karena terobsesi oleh film, cerita dan legenda yang isinya orang-orang yang memiliki tenaga dalam bisa melakukan hal-hal ghaib dan ajaib yang tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa.

Ketiga, Cara yang ditempuh orang untuk mendapatkan tenaga dalam.

Sebagaimana kita tahu, orang mendapatkan tenaga dalam itu banyak caranya. Ada yang melalui latihan bela diri dan pernafasan, ada yang melalui diturunkan oleh sang guru, ada yang diperoleh melalui membeli atau membayar mahar kepada seseorang. Setiap orang pasti caranya berbeda-beda tetapi jika dikelompokan hanya ada tiga metode itu. Dan jika kita periksa lebih detail lagi makan ada persamaan di antara ketiga metode itu yaitu ada sebuah ritual yang harus dilakukan oleh pencari tenaga dalam baik itu dalam bentuk gerakan, benda-benda sesaji ataupun cuma ucapan saja.

Intinya tenaga dalam itu butuh sebuah acara yang harus dilakukan untuk mendapatkannya sebagai syarat. Ada yang mengucapkan mantra-mantra, ada yang memberikan dalam bentuk sesaji atau sajen dan ada yang dalam bentuk janji ikrar saja.

Dan ternyata apapun caranya baik mantra, sesaji atau janji ikrar itu ditujukan kepada sebuah kekuatan di alam lain yang jika kita mematuhi mantra atau sesaji atau ikrar itu, maka kekuatan dari alam lain tersebut baru akan memberikan tenaga kepada pemintanya atau orang yang sedang memberikan tenaga dalam.

Maka kita akan mendapatkan istilah seperti pengisian tenaga dalam, transfer tenaga dalam, pencabutan tenaga dalam dan lainnya.

Kemudian pertanyaan lain harusnya muncul di benak kita adalah siapa kekuatan di alam lain itu yang bisa memberikan tenaga dalam. Ini kembali kepada orang-orang di berbagai belahan dunia menyebutnya. Ada yang menyebutnya sebagai dewa, ada yang menyebutnya sebagai mbah penunggu, ada yang menyebutnya sebagai jin, ada yang menyebutnya sebagai rewang dan lainnya.

Keempat, Tinjauan agama terhadap tenaga dalam, boleh atau tidak kita mempelajari tenaga dalam !

Setelah kita tahu bahwa tenaga dalam itu sebenarnya berasal dari kekuatan alam lain yang bisa diberikan kepada manusia maka kita hanya bisa menyakini bawa satu-satunya mahluk yang bisa melakukan itu adalah jin. Kalau malaikat tidak mungkin, kalau Tuhan juga tidak mungkin, kalau hewan dan tumbuhan juga tidak mungkin.

Jin itu adalah mahluk yang oleh manusia masuk dalam kelompok mahluk ghaib yang dari asalnya diciptakan oleh Allah SWT memiliki kemampuan-kemampuan yang oleh manusia dianggap ajaib.

Dan sudah jelas hukum dalam Agama Islam bahwa bekerja sama dengan jin adalah terlarang karena bisa terjerumus ke dalam kesyirikan yang hukumannya sangat berat yaitu kekal di neraka. Kita di larang untuk bersekutu dengan jin dengan alasan apapun agar terhindar dari kesyirikan karena kemampuan-kemampuan ghaib yang akan kita dapatkan dari jin itu ada dalam diri kita.

Jadi bisa kita simpulkan kalau kita lihat ada orang yang memiliki kekuatan yang ajaib pasti itu adalah tenaga dalam dari jin. Bukti adanya jin itu dalam tubuh orang itu adalah adanya tanda dari cara orang tersebut mendapatkan tenaga dalam tersebut yaitu salah satu dari membaca mantra, memakai benda/atau sesaji seperti jimat atau juga gerakan-gerakan khusus sebagai bentuk komunikasi terhadap jin untuk memberikan tenaga dalamnya.

Dan jika memang mempelajari tenaga dalam agau bekerja sama dengan jin itu diperbolehkan maka sudah ada ajaran atau tuntunan dalam agama islam untuk hal ini. Paling tidak dari cerita sejarah kita akan tahu bahwa mulai dari Nabi, Sahabat dan generasi Islam pertama ada yang bekerjasama dengan jin dalam rangka mendapatkan kekuatan ajaibnya yang bisa digunakan untuk kemajuan Islam

Tetapi nyatanya tidak ada seperti itu, Nabi sendiri tidak memiliki ilmu kebal, dalam perangpun beliau terluka, tidak ada ajaran yang bisa membuat bisa memukul musuh dari jarak jauh, dihantam senjata tajam tidak mempan atau kekuatan ajaib lainnya. Tetapi yang ada hanya larangan kita untuk bersekutu dengan jin dan hukumnya sudah jelas.

Iklan

4 pemikiran pada “Memiliki tenaga dalam untuk memukul musuh dari jarak jauh, Bisakah ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s