Jadi pimpinan itu mudah, jadi teladan itu susah !


Jabatan pimpinan itu sampai saat ini masih menjadi posisi yang banyak diperebutkan oleh banyak orang. Sampai-sampai harus melupakan masalah benar dan salah. Dari sini akan kita lihat seorang pimpinan yang ambisius memperoleh jabatannya.

Dan salah satu pimpinan yang dia itu ambisius terhadap posisinya sekarang, itu cenderung untuk memikirkan apa saja yang menurutnya benar. Sekali lagi yang menurutnya benar, bukan benar menurut semua kondisi atau titik temu dari berbagai kondisi.

the-boss-1024x1024

Dari caranya memimpin pasti akan ada orang yang sangat disukai dan akan ada orang yag tidak disukai. Orang-orang yang disukai adalah orang-orang yang bisa memberikan informasi sesuai yang menurutnya benar. Orang-orang yang tidak disukai adalah mereka yang berbeda pendapat dengannya nggak peduli benar atau salah.

Kondisi seperti ini akan melahirkan bibit-bibit masalah yang berasal sikapnya terhadap orang yang tidak disukai. Selalu benar apapun yang dilakukan atau selalu salah apapun yang dilakukan itulah akar masalah jika seorang pemimpin menilai orang itu berdasarkan suka atau tidak suka.

Sekali lagi, pimpinan itu manusia yang nggak ada bedanya dengan orang lain dalam hal cara berpikir. Yang membedakan hanya posisi dan kesempatan yang lebih luas untuk mengambil sikap.

Iklan

2 pemikiran pada “Jadi pimpinan itu mudah, jadi teladan itu susah !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s