Fail Story #1 – Sikap Jelek Bos Membuat keputusan atas dasar rasa suka tidak suka !


Ini bagian pertama hasil kajian yang aku lakukan tentang perilaku seorang bos atau pimpinan perusahaan yang bisa membuat usahanya gagal mencapai tujuan yaitu ketika seorang pimpinan mengambil keputusan berdasarkan rasa suka tidak suka.

Kita tahu bahwa sebuah organisasi atau perusahaan sekecil apapun pasti akan terdiri lebih dari 3 orang. Salah satu dari mereka adalah pimpinan atau bosnya.

Kemudian salah satu hal yang akan selalu terjadi adalah pengambilan keputusan yang terkait dengan jalannya organisasi atau perusahaan yang nantinya akan dilaksanakan oleh orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut.

Salah satu yang menjadi masalah besar nantinya adalah jika seorang bos itu menggunakan rasa suka atau tidak suja terhadap anak buahnya dalam mengambil kebijakan. Dengan alasan apapun, seorang yang tidak disukai oleh bos dia akan melakukan reaksi balik yang endingnya adalah juga perasaan tidak suka terhadap bosnya.

Sementara orang yang disukai oleh bos juga akan memberikan reaksi yang dirinya merasa diistimewakan dari orang lain yangbada di situ sehingga ketika dia bersikap juga merasa ada backing dari bosnya yang seringnya orang itu menjadi sesuka hatinya.

Sikap bos yang seperti ini dalam waktu tertentu akan menciptakan kondisi kebatinan para anak buahnya tidak nyaman. Tidak suka satu sama lain, saling iri, ketidak harmonisan hubungan kerja dan sejenisnya.

Seorang bos dengan kondisi apapun dia harus fer terhadap anak buahnya. Jika anak buahnya melakukan kesalahan sehingga dia tidak suka maka yang paling pas dilakukan adalah memberikan sangsi secara terbuka sehingga semua orang tau dan merasa adil. Bukan dengan cara membuat kebijakan atas dasar rasa suka tidak suka.

Contohnya seperti apa sih kebijakan atas dasar rasa suka tidak suka ?

Seorang bos memiliki 2 orang anak buah, dua-duanya memiliki tugas dan fungsi yang sama dengan hasil kerja yang sama. Tetapi karan salah seorang ada sifat atau pembawaan yang tdak disukai oleh bos maka terhadap anak buah yang tidak disukai tersebut si bos sering menganak tirikan. Kalau ada apa-apa yang selalu diajak, selalu dimintai pendapat, selalu didengarkan ucapannya hanya anak buah yang disukainya.

Seharusnya si bos itu secara jujur dan tegas ngomong saja terhadap anak buahnya itu agar merubah sifat atau pembawaanya. Itu lebih fer dan akan menyelesaikan kondisi. Bisa saja anak buah yang sifatnya tidak disukai tadi akan merubah dirinya agar lebih baik.

Iklan

Satu pemikiran pada “Fail Story #1 – Sikap Jelek Bos Membuat keputusan atas dasar rasa suka tidak suka !

  1. Ping balik: Fail Story #4 – Merasa anak buah sudah dewasa dan mandiri sehingga tidak perlu dinasehati lagi | Ahsanfile

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s