Fail Story #4 – Merasa anak buah sudah dewasa dan mandiri sehingga tidak perlu dinasehati lagi


Pernah nggak terbayangkan kita adalah orang yang sudah bagus dalam bekerja sehingga bos kita membiarkan kita bekerja semau kita sendiri. Pokoknya sudah dianggap baik bekerjanya. Sementara bos kita selalu berkomunikasi dan mengawal anak buah yang masih bermasalah.

Apa yang akan terjadi ?

Ini adalah kisah seorang bos yang berlaku seperti cerita di atas. Dalam rangka efisiensi kerja, maka prioritas adalah membuat anak buah yang masih bermasalah bisa untuk menjadi lebih baik. Banyak diberi perhatian agar merasa mendapat penghargaan, banyak didengar  pendapatnya agar merasa pintar yang akhirnya akan memacu semangat kerja dari anak buah yang bermasalah itu.

Tetapi di sisi lain bos itu mengangap anak buah yang lain yang sudah dewasa bisa berfikir sendiri sehingga sering dibiarkan memecahkan persoalan tugas yang diberikan. Akibatnya anak buah yang sudah dianggap dewasa akan mendapatkan masalah baru yaitu merasa semakin besar tugasnya, merasa dibiarkan dan ketika melihat anak buah lain yang lebih sering diperhatikan secara manusiawi pasti akan terjadi gejolak.

Ibarat seorang tua yang memiliki tiga orang anak, anak pertama sudah dewasa, anak kedua rewel dan sering merepotkan dan membuat masalah,  anak ketiga pendiam. Orang tua yang seperti ini akan lebih sering menasehati anak yang bermasalah. Komunikasi akan lebih sering terjadi antara mereka. Sementara anak pertamanya jarang diajak komunikasi karena dianggap sudah dewasa. INI ADALAH KESALAHAN FATAL UNTUK PSIKOLOGIS ANAK.

Karena anak pertama akan merasa tidak diperhatikan. Anak kedua semakin manja dan akan susah untuk memperbaiki sifatnya yang sering bikin masalah. Karena ini sifa alami manusia yang jika sering diperhatikan dia akan menjadi manja dan sikan jika tidak diperhatikan akan kecewa. Rasa kecewa kemudian akan berlanjut untuk cuek terhadap orang yang mengecewakan.

Bagaimana jika seorang anak buah menjadi manja terhadap atasannya ? Bagaimana jika ada anak buah yang kecewa pada atasanya.

Baca tentang Fail Story sebelumnya:

  1. Hindari sifat dan sikap ini ketika Anda jadi bos, usaha yang Anda dirikan akan bangkrut sendirinya !
  2. Sikap Jelek Bos Membuat keputusan atas dasar rasa suka tidak suka !
  3. Terlalu percaya pada orang yang pintar membawakan diri.
  4. Merasa anak buah sudah dewasa dan mandiri sehingga tidak perlu dinasehati lagi
Iklan

6 pemikiran pada “Fail Story #4 – Merasa anak buah sudah dewasa dan mandiri sehingga tidak perlu dinasehati lagi

  1. tetap diawasi yang senior atau yg lebih dewasa itu. kalau memang benar-benar di lepas kerja semaunya ya berartikan bos udah percaya kalau ada masalah kan kita bisa tanya ke bos. kesanya malah kayak ada kecemburuan.

  2. memang ga mudah jd bos.. tapi sikap ky td sebenernya akan membunuh bos itu sendiri.. bagaimanapun qt btuh sll dibimbing. makanya knp di dunia ada kitab suci,ada presiden,ada guru karna mmg kita hrs sll dibimbing 🙂 nice post

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s