Jam 1 malam ketemu kucing jadi-jadian, nggak punya lensa mata…


Yang namanya perjalanan pulang kerja dari jakarta ke kota sekitarnya itu sungguh sekarang nggak bisa diprediksi kapan sampainya. Seperti malam kemarin, sampai rumah hampir jam 2an karena yaaa walau sudah lewat tol, kadang harus kena macet dengan sebab yang nggak keren banget.

Nhaa karena besoknya mau ada acara jalan-jalan, mobil aku cuciin dulu di cucian mobil 24 jam. Jam sudah menunjukan pukul 1an malam. Aku duduk di ruang tunggu sambil baca-baca berita.

Tiba-tiba lagi asyik duduk ada kucing berwarna hitam naik ke pangkuanku. Manjaa banget tuh kucing, setelah ngus-ngus keteku (kepalanya dimasuk-masukin ke ketekku sambil ngendus-ngendus) dia kemudian memasang posisi tidur nyaman sekali di atas tas bututku.

image

Sambil sesekali kaki depannya nyakarin tanganku minta dielus-elus kepalanya. Kalau aku nggak ngelus dia akan guling kiri guling kanan.

image

Pikirku wah asyik juga neh dapet hiburan dari kucing. Itung-itung buat ngobatin rasa kepengin memiliki kucing yang sedang aku usahakan untuk memilikinya.

Tapiiii… pas aku foto dari depan mukanya koq serem amat yah ini kucing.

image

Dia itu nggak punya lensa mata atau kelihatan pupilnya. Matanya hanya polos gak ada motif kalau dia itu memiliki lensa mata seperti kucing pada umumnya.

Aku curiganya karena kena sinar dari biltz kamera, tetapi kalau aku memfoto kucing lainnya, masih kelihatan bentuk bola matanya dengan jelas, nggak seperti ini. Kalau yang ini sama sekali nggak ada…

Kalau aku perhatikan bentuk kucingnya, itu hitam pekat, nggak ada warna lain selain hitam pada bulunya. Hitaaammm semua, dan ini adalah jam satu malam. Hmmm… kayaknya bukan kucing beneran sih…

Tapi tetap alhamdulillah… dapet hiburan dari kucing. Bisa elus-elus dan bermain cakar-cakaran walau nggak tau itu kucing beneran atau jin yang nyamar jadi kucing…

Iklan

12 pemikiran pada “Jam 1 malam ketemu kucing jadi-jadian, nggak punya lensa mata…

  1. Itu matanya sakit kang, jadi tertutup selaput …baca2 sih kalau matanya begitu itu dia sakit..kasian.. Kalau saya pasti bawa pulang trs bawa ke dokter hewan deh.. Cakep kucingnya..apalagi manja2 gitu.

      • Banyak kang vet2 yg menerima kucing liar dengan harga yang terjangkau, saya kebetulan ikut grup kucing kampung Indonesia, banyak sekali ko dokter hewan yang tidak matre..justru banyak yg mau bantu… Asal mau cari tau saja.

        Saya salut sama teman2 di grup yg mau mengorbankan tenaga dan hartanya untuk menolong kucing2 liar yg sakit bahkan yg sakit oaeah sekali… Semoga Allah melimpahkan rejeki yang barokah untuk mereka yg peduli dengan nasib kucing2 liar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s