Kacang Mete, Ceritaku tentang mencuri dan jempol keiris golok !


Harusnya foto dalam tulisan ini adalah foto pohon jambu mete, bijinya serta sebuah jempol yang berdarah karena keiris golok separoh kukunya. Tapi foto kacang mete dalam topless ini yang mengingatkanku pada peristiwa itu.

image

Dulu aku tinggal di sebuah desa di perbukitan serayu kidul. Sebuah daerah nggunung di selatan kabupaten banyumas. Alam, sungai, hutan dan kebun adalah tempat bermain 2/3 dari hidupku. Apapun yang ada di sana adalah hiburan dan makanan. Banyak kenanganku yang aku mulai dari sana.

Salah satunya adalah tentang jambu mete. Jujur aku nggak punya pohon jambu mete di kebunku sendiri. Jadi aku mendapatkannya ya di kebun orang.

Dulu prinsipku kadang isi kebun orang ya milikku juga asal sama yang punya nggak diambil. Atau kalau nggak ketahuan

Dan juga aku masih heran sampai sekarang kalau makan dari kebun orang itu rasanya lebih enak. Sampai sekarang bahkan aku masih rasakan.

Yup itu dulu, kalau sekarang aku sudah bertaubat dari suka ngambilin isi kebun orang !

Jambu mete adalah salah satu favoritku. Mulai dari daun mudanya yang bisa dijambal ketika kelaparan jauh jauh dari rumah. Rasanya manis dan kemriyik gituh.

Buah jambunya rasanya manis walau mendapatkannya cukup susah. Periode berbuahnya yang jarang dan nggak punya sendiri. Dan juga bersaing dengan temen-temenku yang nggak bisa melihat buah mete mateng dimanapun berada

Iklan

Satu pemikiran pada “Kacang Mete, Ceritaku tentang mencuri dan jempol keiris golok !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s