Oddy ikut pindahan, tentang hoby berburu, liarnya alam desa dan pacar barunya


PERINGATAN:
Mouse Lovers jangan teruskan baca !

Kehadiran oddy di keluargaku cukup memberi warna tersendiri dengan tingkah polahnya yang sering bikin heran kami. Mulai dari tidak mau makan makanan rumah seperti kucing lainnya, sukanya cari makan sendiri di sekitaran seperti cicak, kadal, tikus, belalang sampai kecoak.

Belum lagi kebiasaanya kalau tidur itu selalu cari tempat yang hangat dan empuk. Atau kalau lagi bermain, jika biasanya kucing lain itu nggigitnya bercanda, kalau si oddy nggigitnya beneran. Oddy, kucing baru dirumah langsung seperti kucing dari kecil sudah bersama. Manja dan tingkahnya sering bikin heran kami.

image

Tulisan ini tentang oddy
– mulai dari ikut pindahan ke daerah,
– sedih akan tempat tinggal asli dan kekasihnya yang ditinggal
– lingkungan desa yang liar dan banyak makanan alami,
– ketemu lawan tangguh dari kucing desa,
– pindah rumah lagi ke kontrakan
Dan yang terakhir video dia sedang bermain dengan tikus tangkapannya

Ikut pindahan ke daerah

Pada saat kami pindah ke daerah kemarin, aku putuskan untuk mbawa dia ikut pindah. Karena sudah dua bulanan lebih hampir tiap hari dia dirumah, makan, tidur dan bermain. Dengan dimasukan ke kandang darurat, aku taruh dia di tumpukan barang-barang. Ku bawa dalam perjalanan sekitar 425km dari Jakarta. Yang jelas sepanjang jalan sih dia cukup rewel karena kondisi jalan yang gemranjul dan jemedher karena lobang jalan jalur selatan yang kadang tak bisa dihindari.

Sampai di rumah orang tua, kelihatan banget si oddy stress karena seharian dikurung dan nggak bisa kencing atau boker. Dan terpaksa biar nggak bingung dengan lingkungan barunya oddy tetap berada di kandang daruratnya sampai 2 hari. Jadi untuk makan serta lain-lain semuanya dadi kandangnya.

Sedih akan tempat tinggal asli dan kekasihnya yang ditinggal

Salah satu yang membuat kami kepikiran adalah kucing betina di jakarta yang selama ini kesana kemari nginthil (ikut) oddy. Hampir di situ ada oddy, si cantik temennya ngglibet di situ. Kucing ini agak lain, jika biasanya kucing jantan itu hit and run sama kucing betina, oddy sama yang satu ini sering bareng.

Aku mulai khawatir jika sebagai manusia, oddy atau si cantik itu akan merasa kehilangan sekali. Pergi tanpa kabar, tanpa pamit dan tak ada kata perpisahan sama sekali. Apalagi kemarin-kemarin itu musim kucing kawin. Sedih sekali jika nanti kucing cantik itu sedang mengandung anak si oddy. Ahh sudahlah…

Lingkungan desa yang liar dan banyak makanan alami

Ada satu hal yang membuat oddy sekarang kelihatan gemuk, badannya lebih berisi dan sering nyantai tanpa rewel. Di sekitaran rumah banyak sekali makanan kesukaan oddy. Mulai dari tikus, belalang, cicak, bunglon, kadal, tupai, burung dan hewan lainnya.

Oddy nggak perlu bersaing dengan kucing lain seperti waktu di jakarta. Banyaknya kucing di jakarta membuat oddy harus berjuang keras mendapatkan makanan. Satu komplek rumah sekitar 10 rumah berdekatan dia harus bersaing dengan setidaknya 8 ekor kucing. Di sini untuk 1 rumah dengan kebun yang luas dia hanya sendirian tanpa ada pesaing.

Ketemu lawan tangguh dari kucing desa

Satu hal yang membuat oddy cukup stress adalah ketemu dengan si hitam, kucingku yang selama ini tinggal di rumah orang tuaku. Badanya lebih kecil dari oddy tapi tenaganya kuat banget. Seluruh badanya hitam kecuali matan dan mutnya saja. Nanti deh aku fotoin si hitam. Statusnya si hitam adalah kucing desa yang sudah terlatih menghadapi liarnya alam dengan musuh-musuh kucing yang lebih ganas lagi.

Level kucing yang sudah ganas, sudah mampu memakan seekor ayam besar harus bisa dihadapi ketika berkelahi denganya. Hidup dan mati adalah pilihan bagi kucingku di desa. Nah kucing seperti ini melihat oddy ya seperti preman pasar melihat anak sekolahan petentengan di wilayahnya. Sementara oddy kucing kota yang paling musuhnya kucing jalanan pengais sampah. Tenaga dan kelincahannya nggak seberapa.

Langsung sikat, itulah yang dilakukan si hitam terhadap oddy tanpa permisi. Padahal kucingku yang di desa itu kalemnya minta ampun. Tapi melihat oddy dia seperti melihat peluang untuk balas dendam ketika kalah dengan kucing liar. Itupun sudah membuat oddy lari terbirit-birit dan pernah sekali sampai duel. Oddy sama sekali nggak berkutik di cekik lehernya sambil di dicengkram kepalanya.

Untungnya ketahuan, kalau tidak mungkin oddy sekarang dah mati oleh kucingku juga. Hanya luka cakaran bergaris di bawah mata sampai mulut. Sejak saat itu oddy sambil menunggu pindah ke kontrakan aku masukin ke kandanv darurat lagi biar aman. Nggak perlu takut kalau si hitam datang ke rumah dan mwnggaggunya.

pindah rumah lagi ke kontrakan

Baru sekitar seminggu di rumah orang tua, aku sudah mendapatkan kontrakan yang lebih dekat dengan tempat kerjaan. Walau orang tua keberatan, tapi aku harus memilih kontrakan untuk tempat tinggal. Si oddy pun ikut pindah lagi.

Agar dia nggak bingung dengan tempat barunya ini, aku kurung dia di dalam rumah selama ada sekitar 3 hari. Baru aku dan anak-anak ajak keluar rumah dan kalau pergi jauh bawa lagi ke rumah. Dan pada hari ke 5 oddy sudah bisa pulang sendiri.

Dan ternyata di tempat kontrakan oddy hampir nggak ada saingan sama sekali. Nggak kelihatan ada kucing di sana. Dan oddy pun semakin betah di sini, dengan makanan liar yang lebih banyak lagi. Diapun semakin gemuk di sini, jauh berbeda dengan saat di jakarta.

Tapi kebiasaannya membawa pulang makanan tangkapannya ke rumah nggak berubah. Ini salah satu video si oddy mbawa tikus tangkapannya ke rumah. Di mainin sampai tak ada belas kasihan sama sekali. Tikusnya sampai sekarat baru di makan.

Setelah ini akan aku ceritakan kalau si oddy sudah punya pacar baru dan di bawa pulang.

Iklan

3 pemikiran pada “Oddy ikut pindahan, tentang hoby berburu, liarnya alam desa dan pacar barunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s