Krawe atau Ubur-ubur beracun, tentang cara mengobati dan pertolongan pertama tersengat ubur-ubiur krawe ketika bermain di pantai


Kemarin saya menyaksikan sebuah pemandangan cukup epic di pantai teluk penyu cilacap. Beberapa orang tersengat krawe atau ubur-ubur pantai kecil warna biru.

Seorang gadis seksi terengat dibagian paha dan akhirnya harus merelakan tubuhnya yang molek jadi di pegang-pegang oleh beberapa tukang parkir.

Seorang ayah mudah harus terkapar pingsan di depan anak dan istrinya menggigil tergeletak di tepi pantai karena tersengat krawe.

Cerita lengkapnya ada di bagian akhir tulisan ini. Berikut sekilas tentang ubur-ubur beracun atau yang sering disebut masyaratak pesisir selatan pulau jawa dengan istilah krawe.

image

Itu dia penampakan ubur-ubur beracun yang biasanya nyampai ke pantai dan membahayakan. Sekilas memang membuat penasaran orang yang tidak tahu. Ada jelly warna biru tergeletak di pasir pantai.

Kapan ubur-ubur krawe muncul ?

Di wilayah pesisir pantai selatan, ubur-ubur ini akan muncul ketika musim kemarau yang ditandai oleh angin timur.  Angin yang kering tidak mengandung uap air yang kalau pagi terasa dingin dan kering.

Ubur-ubur yang pola hidupnya mengambang di permukaan air ini akan hanyut kemana saja terbawa arus dan angin dan akhirnya sampai kepantai dan sering terdampar di pasir.

Apa bahaya racun tersengat ubur-ubur krawe ?

image

Jika terkena racun ubur-ubur ini efeknya adalah rasa gatal dan panas yang teramat sangat. Badan akan menjadi pegal-pegal bagian persendian akan sesak nafas. Jika terkena cukup lama, orangnya bisa pingsan.

Rasa gatalnya itu disertai panas yang teramat sangat. Bisa berkali-kali lipat rasanya terkena api.

Cirinya jika terkena racun ubur-ubiur ini orangnya akan menggigil sakin panas badannya. Sudah tak bisa lagi digaruk seperti halnya gatal pada umumnya. Gatal yang ini dengan rasa panas dan sakit sekali.

Cara racun ubur-ubur krawe ini masuk ke dalam tubuh

Ubur-ubur ini memiliki tantakel atau kaki yang panjang seperti benang berwarna biru yang sangat lengket jika menyentuh sesuatu.

Ini sebenarnya adalah cara ubur-ubur ini mendapatkan mangsa untuk makanan. Jika ada ikan kecil lewat di bawah serabut kakinya itu maka ikan akan ketempelan dan akan mulur mengikuti ikan itu sambil racunnya melumpuhkan ikan.

Nah dengan cara yang sama, kaki-kaki krawe ini jika menempel ke kulit manusia juga akan terkena racunnya yang sangat panas dan gatal.

Apa ciri-ciri ubur-ubur krawe yang beracun ?

Seperti pada gambar di atas, ubur-ubur krawe bewarna bening sebagaimana umumnya ubur-ubur. Dengan beberapa bagian tubuh berwarna biru gradasi ke hijau bening. Bagian pinggir tubuh bening biru tua. Bagian bawahnya seperti kruwelan rambut atau benang.

Hewan ini hidup mengapung di permukaan air pada salah satu siklus hidupnya. Mencari makan dengan menjulurkan kaki-kakinya bentuk rambut ke bawah air menunggu ada hewan terperangkap. Kakinya akan bisa memanjang sekali sampai 1,5 meter untuk tetap mengikat mangsa yang berusaha melarikan diri.

Cara memberikan pertolongan jika tersengat racun ubur-ubur krawe ?

Sesuai dengan informasi yang aku dapatkan dari masyarakat sekitar pantai, jika keracunan krawe, obatnya adalah:

– secepatnya minum kelapa muda banyak
– disiram cairan siklik aromatic seperti alkohol, minyak tanah, bensin atau cuka
– mandi dan bersihkan badan tetapi jangan sampai menyebarkan racunnya ke bagian tubuh yang lain
– jika parah segera bawa ke puskesmas atau posko di pantai.

Cerita seorang gadis seksi tersengat racun krawe

Detailnya awal kejadianya saya kurang jelas soalnya nggak tanya-tanya banyak. Tapi yang jelas, layaknya seorang wisatawan pantai, gadis ini pakai celana pendek dan kaos ketat untuk mandi di air pantai.

Sebenarnya pantai teluk penyu kurang pas untuk bermain air di pantainya karena di situ banyak kapal nelayan dan kurang bagus airnya.

Melihat ada benda aneh berwarna biru kehijauan di pasir, gadis itu memegan dan memainkannya. Ditaruhnya benda itu di atas pahanya dan benang-benang panjang berwarna biru lengket diulurnya.

Nggak sampai satu menit gadis itu berteriak-teriak kesakitan sehingga menghebohkan para pengunjung yang lain. Spontan seorang tukang parkir bertato berlari ke arah gadis itu dan mengatakan kalau dia kena racun krawe.

Gadis itu panik dan kulitnya yang ketempelan krawe memerah dan bentol seketika. Badannya menggigil dan nafasnya sesak.

Segera pak parkir itu membobong gadis itu ke tepian (mirip adegan film baywatch dengan kostum berbeda). Gadis itu sudah tak lagi merasakan apapun selain panas dan gatal, nafas sesak serta persendian pegal semua.

Gadis dengan celana satu kilan dari paha dengan kaos ketat dan basah kuyup kini jadi tontonan orang. Badannya mengigil dan mengerang kesakita. Nggak baik sebenarnya pemandangan seperti buat para lelaki.

Kemudian seorang ibu memberika pertolongan dengan menyirami bagian paha dan tangan gadis itu dengan bensin. Pak parkir itu mengambilkan kelapa muda dan meminumkan kepada gadis itu.

Semakin banyak orang yang berdatangan melihati gadis itu dan saya nggak bisa membayangkan kalau perasaan gadis itu entah malu atau sudah pasrah jadi tontonan orang. Antara rasa sakitnya yang nggak ketara dan tubuhnya yang sangat terbuka.

Dan saya saja segera meninggalkan tempat itu karena saya nggak mau ada memori ingatan yang nggak baik. Pemandangan seorang gadis muda, seksi dengan tubuh dan rambut basah tergeletak di pantai sambil mengerang-ngerang kesakitan. Dengan tubuh hampir telanjang, hanya kaos kecil dan celana pendek yang sangat ketat bahkan tembus bagian payudaranya karena basah.

Iklan

17 pemikiran pada “Krawe atau Ubur-ubur beracun, tentang cara mengobati dan pertolongan pertama tersengat ubur-ubiur krawe ketika bermain di pantai

  1. ini mah detail kang.. Hahahhaha..
    tapi thanks loh jadi tau ubur ubur krawe ini.
    kalau di pantai tiba tiba saya lihat ada ubur2 begini saya juga pasti akan pegang.. soalnya lucu apalagi warnanya biru menarik perhatian banget kan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s