Foto Suasana Dapur Tradisional Jawa saat acara masak-masak untuk acara besar


Rasanya sudah lama banget nggak melihat dan merasakan suasana memasak di dapur yang menggunakan pawon, dandang, minyak goreng kelapa, dan semuanya diolah secara alami. Aroma yang keluarpun beda sekali dengan aroma masakan kimpor gas dan minyak goreng kemasan.

Maaf, foto-foto di tulisan ini ngeblur karena nggak pakai kamera.

Kemarin saat mengunjungi sebuah rumah makan tradisional yang terkenal enak di komplek wisata baturraden, banyumas, selengkapnya dapat di baca di review rumah makan koboi baturraden. Aku yang penasaran menyempatkan untuk melihat suasana dapurnya.

image

Awalnya aku hanya penasaran sama rasa masakannya yang sangat mengingatkanku pada masakan rumah saat aku kecil. Dengan bau makanan yang sangat wangi kayu bakar, aroma minyak goreng kelapa serta menu yang ngkampung banget.

Cuma ayam goreng biasa, sambel cobek, petai bakar, tumis buncis, tempe gundil, urap pakis. Dah itu saja hanya ditambah teh anget, rasanya sudah luar biasa enak dan aku nambah sampai 3 piring. Ini bukan soal lauknya yang sederhana, tapi soal rasa yang tak akan tergantikan oleh cara masak dan minyak gorengnya.

image

Masaknya tidak menggunakan kompor minyak atau juga gas tapi menggunakan kayu bakar sehingga wangi api kayu bakar sampai ke masakanya. Yang jelas bukan aroma sangit, tetapi memang wangi api kayu bakar itu hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang lama hidup di desa. Beda banget rasa masakan kayu bakar dengan masakan kompor.

Kemudian untuk yang nggak bisa di gantikan rasanya adalah minyak gorengnya. Yang dipakai adalah minyak goreng kelapa, bukan minyak goreng sawit yang selama ini banyak beredar. Minyak goreng kelapa memiliki rasa dan aroma yang lebih tajam serta lebih sehat. Kalau untuk nggoreng bawang merah itu akan beda banget aromanya.

image

Ini soal suasana dapur tradisional yang sekarang sudah jarang ada. Memang kelihatan kacau dan nggak rapi, tapi itulah suasana dapur jaman dahulu yang dari sana tercipta rasa yang enak dan menu-menu yang luar biasa banyak macam dan cita rasanya.

Suasana ini sangat mengingatkanku pada jaman aku kecil yang ada di rumahku, rumah eyang, rumah buyutku dulu. Walau sekarang sudah berganti jaman dan suasana menjadi dapur yang clean dan lebih rapi, tapi soal rasa sepertinya tidak bis digantikan.

Iklan

3 pemikiran pada “Foto Suasana Dapur Tradisional Jawa saat acara masak-masak untuk acara besar

  1. Ah, tradisional dalam segi cara masak memang membuat semua makin terasa sedapnya ya, Mas :hehe. Doh saya jadi penasaran juga nih buat datang ke restoran itu, pasti rasa makanannya apik sekali. Apalagi yang masak pada bahagia semua, tertawa-tawa seperti itu, lengkaplah lezatnya. Semoga semua itu bisa bertahan terus, kesederhanaan di tengah gempuran globalisasi tiada ampun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s