Siklus dan tahapan proses membuat keramik dari tanah liat


Bagi Anda yang penasaran mengenai proses membuat keramik dari awal sampai akhir, tulisan dan gambar berikut ini bisa menjadi referensi untuk mengetahui tahapan apa saja yang dilakukan ketika membuat keramik dari tanah liat.

Tanah liat yang berkualitas, yaitu yang sangat lengket ditambang kemudian diangkut menggunakan mobil box atau truck dari lokasi ke tempat pengrajin. Masih kotor dan bercampur dengan apa saja selama proses penambangan.

image

Tanah liat akan dicampur dengan air, dibersihkan kotoran-kotoran seperti batu, pasir, kerikil, sisa tumbuhan seperti akar atau daun. Dibuat seperti adonan roti yang sangat nyampur dan halus sekali.

Proses pembuatan adonan tanah liat inilah yang paling banyak menyita tenaga dan perhatian karena harus benar-benar bersih sampai kotoran sekecil apapun. Ada satu butir pasir saja nanti bisa merusak kalau sudah dikeringkan atau dibakar. Bisa cacat keramik yang dihasikan nantinya.

Air yang dipakaipun harus air yang bersih alami, tidak ada campuran bahan kimia seperti kaporit. Air pam tidak bagus untuk membuat keramik. Air yang digunakan biasanya air sumur sendiri.

image

Setelah tanah liat dicairkan agar lembut dan bersih dari kotoran, tanah liat akan disiapkan untuk kemudian dicetak. Kondisinya di sini kadar airnya tinggal sedikit, sudah tidak ada air yang menetes.

image

Proses berikutnya adalah molding atau pencetakan sesuai bentuk yang dinginkan. Sebelumnya saya sudah share tentang molding piring atau alas atau tatakan cangkir poci.

image

Setelah melalui pencetakan atau molding, keramik akan dijemur sampai kering. Selanjutnya setelah kering adalah proses finishing seperti menghaluskan, memberi gagang, membuat stempel dan lainnya.

image

Setelah proses finishing, sebuah keramik bisa langsung dibakar atau hias terlebih dahulu dengan tinta atau ukiran. Proses ini biasanya keramik mentah akan disimpan dalam ruang bersuhu kamar untuk isitilahnya dianginkan agar meresap jika ada pengecatan atau pewarnaan.

image

Proses selanjutnya adalah pembakaran dalam tungku besar dan api sekian ratus derajat sesuai dengan target keramik yangnakan dibuat. Keramik akan berubah warna dari warna krem tanah liat menjadi merah orange seperti di bawah ini

image

Demikianlah siklus membuat keramik, dari mulai penambangan tanah liat, pembersihan, molding, pengeringan, finishing, pembakaran sampai dengan selesai. Tahap selanjutnya ya melakukan pemasaran produk yang tidak akan aku bahas di sini. Soalnya aku belum punya pengalaman soal marketing seperti ini.

Iklan

Satu pemikiran pada “Siklus dan tahapan proses membuat keramik dari tanah liat

  1. Ooh iya kalau keramik memang harus dibakar ya Mas :hehe. Terima kasih sudah sharing. Ngomong-ngomong ini kemarin meliput di mana Mas? Keren, soalnya bisa jadi bahan postingan blog, kadang saya kurang pede kalau harus tanya-tanya orang dan komunikasi ini itu :haha *malah curhat* *blogger apaan*.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s