Ketemu dengan warteg yang mba pelayannya genit dan menggoda sekali


Entah ada apa dengan wajah yang biasa saja ini aku sering mengalami yang namanya “diprospek cinta” oleh orang lain. Dari mulai ketemu bapak-bapak yang akhirnya ingin aku jadi menantunya, ketemu tante-tante yang menawari kencan gara-gara petai, jadi rebutan mahasiswa pkl, dan kali ini digodain mba-mba pelayan warteg. Saat sedang asyik memfoto di jalanan kota bekasi, aku Ketemu dengan warteg yang mba pelayannya genit dan menggoda sekali.

Jam 1 siang dalam perjalanan menyusuri jalan untuk mendapatkan objek foto yang bagus, aku mampir ke sebuah warteg yang cukup besar dan bersih. Tapi aneh, wartegnya koq sepi, harusnya ramai karena ini jam makan siang. Dan aku cukup heran karena tumben ada warteg yang bener-bemer clean dan clear tempatnya. Rasa lapar menuntunku untuk memesan sepiring makan siang berupa nasi, sayur nangka, balado kentang, telur dadar, tahu goreng dan es teh manis.

image

Wah mba pelayannya (M) agak genit nih, dengan wajah yang memang cukup untuk suku jawa, mba ini nglayani sambil nggoda gituh. Manggil saya (S) “mas ganteng” yang membuat saya menjadi kurang simpatik, perempuan koq gitu. Dan juga saya agak tersinggung karena wajah saya nggak ganteng, sepertinya ngeledek.

M : Eh mas ganteng masuk dong, mau pesen apa
S : Makan siang mba, makan di sini
M :  Ooo pesen makan siang, kirain mau peseh diriku
S : hee iya makan siang
M : makan sini apa dibungkus mas ?
S : makan sini mbaaaaa (apa mba ini rada beler kupingnya apa ya)

(Kemudian aku duduk sambil mulai bingung dengan tingkah mba yang cuma pakai kaos ketat warna putih)

M : Lauknya apa mas, tinggal pilih dah enak-enak pokoknya
S : Itu mba, sayur nangka, ketang balado dan telur dadar
M : Oooo uma ini aja mas, lauk yang lain ada lho yang lebih enak
S : Ah apa mba, yang mana
M : ini nih, sambil nunjuk ke dadanya
S : %%=€££__=÷=….&/@))
S : maksudnya lauknya saya suapin ntar…

(Sambil kedip genit mba itu mba itu nunjuk ke dua tonjola di dadanya yang cukup ketat)

Eh buset dah mba ini vulgar banget mentang-mentang nggak ada orang di sana selain dia, temennya dan aku yang sedang beli makan. Hampir aku tinggalkan warung itu tapi terlanjur sepiring nasi beserta lauk disodorkan kehadapanku. Ya sudahlah aku makan

M : Eh mas ganteng, minumnya pakai apa
S : Es teh manis mba
M : Mau pake susu gak, ntar tambah seger lho
S : Susu, … ah enggak, rasanya jadi aneh…
M : eh enggak lah, kalau susu yang ini kan nanti rasanya enak lho

(Sambil dia kembali nunjuk ke dadanya)

M : Ini mas ganteng susunya…. eh es teh manisnya

(Kali ini tambah gila aja mba itu, sambil ngasih segelas es teh manis ditumpangkannya kedua payudaranya ke rak kaca di depanku ( FYI : kalau warteg itu kita makan nyanding daftar makanan yang berada di dalam lemari kaca, kalau ngasih pesanan tinggal dilewatkan atas lemarinya))

S : iya, makasih…

(Kemudian aku makan cepat-cepat dan rasanyapun menjadi nggak nyaman karena makan sambil nyanding pemandangan kaya gitu, dan segera aku bayar pengin segera pergi selesai makan)

S : Berapa mba semua
M : apa aja tadi mas ganteng makannya

(Aduh, mba ini selain telinganya beler, ingatannya juga nggak bagus, bikin tambah aku esmosi aja)

S : ini mba pakai sayur nangka, kentang balado, telur dadar tahu goreng dan es teh manis
M : Ooo semuanya 11 rb mas ganteng,

S : ini uangnya
M : eh mas ganteng mau mbungkus nggak ?
S : mbungkus ? Kan udah makan tadi di sini
M : ya buat ntar malam lah mas
S : ah mbungkus apaan, nanti makananya basi kalau dimakan ntar malam
M : maksudnya mbungkus akuh loh mas ganteng
S : $^&***€%==*..?!;/$=…..

(Aku segera pergi tanpa menjawab dan keluar warteg tanpa mempedulikan mba itu ngapain lagi, tapi rupanya mba itu masih ngomong kaya gini)

M : mas ganteng ntar malam ke sini yaaa… gratis deh makan malam di sini yaaa…
S : …….
M : Mas ganteng…. daaaaa

Aku segera pergi menjauh sambil tambah kesel saja…. dan aku segera berjalan terus akhirnya dapet tempat duduk, sambil nahan emosi jengkel aku tulis tulisan ini di tepi jalan… Heran deh, tampang kaya aku koq sering nemu cobaan iman kaya gini…

Iklan

13 pemikiran pada “Ketemu dengan warteg yang mba pelayannya genit dan menggoda sekali

  1. Iya, saya juga mikirnya ada yang salah dengan Mbak itu. Sayang banget akhlaknya, ditaruh di mana sih sama dia sampai tidak dipakai seperti itu. Pernah punya pengalaman sebagai penjaja *ups, maaf* kali dia ya. Itu yang difoto itu Mas wartegnya? Mbaknya yang masuk dalam bidang gambar itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s