Itung-itungan biaya hidup di Jakarta, Bulan September akhir 2015


Ingat tentang hal tadi siang yang aku lakukan yaitu jalan-jalan ke harapan indah di bekasi, yaa street fotogragi gitu, memfoto apa yang menarik buatku. Start perjalanan aku buka dengan makan bubur ayam seharga 8.000 di dekat sebuah sekolahan, kemudian makan siang seharga 12.000 di terminal pulo gadung. Kemudian aku makan malam disebuah rumah makan kelas menengah habis 50.000. itu semua aku minumnya air putih saja. Ya aku pengin tau biaya makan sampai kelas menengah saja.

Dan aku ngerasa kalau biaya hidup di jakarta ini tinggi sekali dan ini baru soal makan dan tempat tinggal saja, soal biaya transportasi, kesehatan dan lainnya yang harus disediakan nggak aku tulis di sini. Dan ini adalah hitungan kasarku soal makan dan tempat tinggal

Kelas karyawan menengah
Makan rata-rata : 3 x 40.000 = 120.000 / hari = x 30 = 3.600.000
Kos rata-rata : 1.250.000 / bulan
Total = 4.850.000

Kelas karyawan bawah
Makan rata-rata : 3 x 20.000 = 60.000 / hari = x 30 = 1.800.000
Kos rata-rata = 800.000 / bulan
Total = 2.600.000

Kelas ekonomi
Makan rata-rata : 3 x 12.000 = 36.000 / hari = x 30 = 1.080.000
Kos rata-rata : 450.000 / bulan
Total = 1.530.000

Dan angka total itu adalah minimal yang harus didapatkan untuk sekedar hidup makan dan bertempat tinggal saja. Kebutuhan lain-lain seperti transportasi pasti juga nggak kalah mahalnya. Ah sudahlah semua dijalani saja, satu-satunya usaha yang bisa dilakukan sekarang adalah menjaga kehalalan rezeki yang didapatkan ketika bekerja, karena kalau halal akan ada kecukupan disana. Mau salah-salahin pemerintah yang malah apa-apa jadi mahal juga nggak bisa mengatasi masalah, bisanya cuma koar-koar doang tanpa ada efek.

Untuk biaya total hidup sebulan kita bisa pakai pendekatan sesuai dengan pola “Human Finance Social”, umumnya kebutuhan lain itu 50% dari jumlah biaya makan dan tempat tinggal. Jadi misalnya untuk kesehatan, pakaian, transportasi, bermain, wisata, menabung, asuransi, angsuran dan lainnya itu rata-ratanya per bulana dalah separoh dari kebutuhan makan dan tempa tinggal. Kalau dihitung jumlahnya jadinya begini

Karyawan kelas menengah biaya hidup rata-rata adalah : 4.850.000 + 2.425.000 = 7.275.000
Karyawan kelas bawah biaya hidup rata-rata adalah : 2.600.000 + 1.300.000 = 3.900.000
Kelas ekonomi biaya hidup rata-rata adalah : 1.530.000 + 765.000 = 2.295.000

Kalau nggak percaya, Anda pasti tahu jumlah pendapatan sebulannya dan coba hitung-hitung, sesuaikan dengan kelasnya. Untuk yang tinggal di jakarta aku yakin nggak akan jauh dari angka itu. Kecuali untuk Anda karyawan kelas atas yang berada di atas itu, Anda punya pola hidup yang lebih kompleks lagi yang sudah berbeda sekali antar orang. Masalah biaya hidup sudah nggak jadi hal yang harus dipikirkan dan diperhitungkan.

 

Iklan

6 pemikiran pada “Itung-itungan biaya hidup di Jakarta, Bulan September akhir 2015

  1. Suamiku terbantu bgt dgn adanya promo Gojek yg sepuluhribuan itu loh. Dr sisi waktu & duit, jd bs irit. Klo makan, selama banyak memasak sendiri, insyaalloh bs lbh irit. Krn kan berdua ya. Klo cm sendiri ya mgkn lbh praktis beli aja.

  2. Iya, saya pun masih mencari alternatif kos yang sedianya lebih murah dari tempat saya sekarang. Masih menetapkan niat untuk pindah ke tempat yang sedikit lebih jauh tapi pada akhirnya membuat biaya lebih murah sih :haha. Setuju dengan Mbak Tyke, kalau mau hemat, mesti masak sendiri, memang lebih repot di waktu dan tenaga tapi secara finansial pasti bisa lebih lega rasanya :)).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s