Onggok – Makanan tradisional terbuat dari sari ganyong


Onggok adalah sebuah bahan makanan yang terbuat dari sari ganyong. Ganyong adalah tanaman rimpang sejenis seperti jahe dengan daun yang lebih lebar yang menyimpan karbohidrrat pada rimpangnya/umbinya. Berikut ini share saya tentang Onggok – Makanan tradisional terbuat dari sari ganyong.

Bagi yang hidup pada masa tahun 95an, masih akan sering berjumpa dengan tanaman ganyong dan hasil olahannya. Semuanya adalah makanan tradisional sekelas ubi, ketela, sagu. Olahan ganyong mulai dari tepung, onggok sampai dengan cuma di rebus atau dimasak sebagai cimplung. Ini dia penampakan onggok dalam bentuk lembaran kering.

image

Onggok yang sudah kering

Seperti apa sih wujud Tanaman Ganyong / Canna Edulis.

Kalau sekarang, tanaman ganyong sudah susah untuk ditemukan karena jarang yang mau membudidayakan. Dengan alasan nggak telaten untuk mengolahnya, ganyong dinilai kurang produktif sehingga jarang yang menanamnya.

Padahal pemeliharaan ganyong ini sangat mudah, biarin tumbuh dan berkembang sendiri, asalkan tanahnya subur hasilnya bagus, apalagi kalau dikasih pupuk, bisa lebih bagus lagi hasilnya. Tidak memerlukan perawatan yang ekstra seperti halnya merawat cabe atau tomat. Nggak seperti tanaman lain, ganyong lebih tahan terhadap serangan hama.

Dan itu adalah gambar dari rimpang / umbi tanaman ganyong yang di dalamnya tersimpan kandungan gizi yang tinggi, mulai dari karbohidrat, vitamin, protein, zat besi dan lainnya.

Dapat di buat makanan olahan apa saja dari ganyong ?

Setahu saya sampai hari ini sebagai orang yang pernah kenal dengan tanaman ganyong ini, makanan yang bisa dibuat dari ganyong terdiri dari tepung, onggok, langsung direbus, atau sebagai obat.

Tepung Ganyong,
Dibuat dengan cara menghaluskan umbinya kemudian diperas airnya. Air perasan kemudian diendapkan dan pati / tepung akan mengendap di bawah air, tinggal dibuang airnya kemudian dijemur. Tepung ganyong sangat renyah untuk membuat gorengan

Onggok
Dibuat bersamaan dengan pembuatan tepung, yaitu pada perasan parutan ganyong akan dihasilkan juga endapan berwarna hitam, lebih halus dari tepungnya sendiri.

Kemudian direbus sehingga menjadi seperti bubur. Setelah itu dicetak menggunakan daunnya atau alas lain. Caranya satu sendok bubur onggok dituangkan melebar pada daun kemudian jemur sampai kering. Dan hasilnya seperti pada foto pertama

Langsung direbus / dicimplung
Umbi ganyong cukup dibersihkan kemudian direbus. Rasanya manis dan mengenyangkan sekali ketika dimakan. Atau juga dicimplung yaitu direbus dengan menggunakan air nira kelapa. Rasanya jauh lebih manis dan mengenyangkan.

image

Onggok sedang direndam air panas sebelum dimasak

Cara memasak onggok dari ganyong menjadi menu yang lezat dan Cerita Saya tentang Onggok !

Biasanya untuk onggok ini oleh nenek/ibuku dibuat menjadi tumis dicampur dengan tauge kedelai dan daun melinjo muda. Kalau aku bisa bandingin, rasanya seperti kwitiaw, sangat kenyal ketika digigit.

Dari sebuah rumah tua, saya sering memakan nasi dengan lauk tumis onggok. Itulah rumah kakek dan nenek saya yang suka banget membuat onggok. Mereka sering menjadikan onggok ini sebagai lauk alternatif selain membeli lauk di warung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s