Contoh dan Cara mendebat oknum petugas di bandara yang nakal terhadap barang bawaan penumpang


Setelah kemarin dulu aku share tulisan tentang Tips membawa barang dari luar negeri agar tidak terkena bea masuk – http://wp.me/pxQUH-bU, sekarang tentang bagaimana cara terbaik berhadapan dengan oknum petugas yang nakal mencari-cari kesalahan dan masalah yang ujung-ujungnya minta duit.

Karena Mau tidak mau kita bisa saja ketemu dengan oknum penjahat berseragam, yang namanya manusia pasti ada yang patuh peraturan ada yang tidak.

Hal-hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu:

Banyaknya petugas di bandara

Entah salah desain atau memang kebutuhan, di bandara itu petugas pemerintah itu banyak sekali, belum lagi petugas dari pengelola bandara. Petugas pemerintah itu utamanya adalah imigrasi, bea cukai, karantina, perhubungan, kadang ada tambahan dari polisindan tni. Petugas dari pengelola bandara biasanya dari PT Angkasa Pura.

baca juga : cara mengemas oleh-oleh dari luar negeri agar tidak terkena oknum petugas bea cukai

Kalau kita dari luar negeri yang pasti akan ketemu adalah dengan bea cukai yang akan memeriksa barang bawaan kita, kalau petugas lain hanyalah sifatnya administrasi dan urusan legal saja. Bea cukai yang akan mengenai bea masuk terhadap barang bawaan yang lebih dari $250 untuk perorangan dan lebih dari $1000 untuk satu keluarga.

Ciri-ciri petugas nakal

– Sikap sopan dan ramah tamahnya kurang atau tidak ada
– Bertugas seperti tidak serius, misalnya disambi ngobrol atau mainan
– Senyumnya terkesan mahal, raut mukanya datar
– Curiga adalah nomor satu sehingga kadang bertanya banyak sekali

Jangan Panik / Gelisah bila ketemu petugas nakal

Jika kita kelihatan panik maka akan menimbulkan kecurigaan kalau kita menyambunyikan sesuatu, bisa-bisa malah akan diperiksa lebih detail lagi. Begitu juga gelisah ketika antri atau pas diperiksa, maka juga menimbulkan kecurigaan lain. Jadi bersikaplah tenang, kalem dan cool walau situasi apapun.

Jangan bingungan, berlakulah orang yang stabil emosinya

Sikap kita yang bingungan akan mengundang petugas yang walau tadinya tidak ada niat nakal menjadi nakal dengan membertitahukan hal yang diluar semestinya. Kalau kita sedang ditanya bawa apa saja, harganya berapa, barang baru atau pakai kita nggak tenang njawabnya pasti lanbsung dicurigai. Jadi kenalilah barang yang kita bawa, jangan sampai nggak tau spesifikasi atau juga harganya.

Petugas nakal cenderung takut sama kamera

Saat ini sering menjadi bahan bully atau juga laporan bukti kelakuan bejat pegawai yang terekam kamera. Salah satu sifat orang bermoral buruk adalah sangat terusik jika nama baiknya bermasalah atau menjadi bahan ejekan orang lain. Kalau ada pegawai yang aneh-aneh, pegang hp aja dan usahakan merekam kejadian dengan sepengetahuan dia. Biasanya mereka akan mundur dari usahanya memedas penumpang.

Petugas nakal cenderung mengajak ke tempat yang sepi orang

Petugas yang benar akan mengenakan misalnya bea masuk atau pajak di tempat itu juga, karena dia merasa benar. Tetapi jika ada petugas yang terhadap sebuah barang terkena bea masuk atau pajak lainnya, kemudian kita dibasa ke trmpat lain atau kantor ya, biasanya dia tujuanya untuk nego harga. Ujung-ujungnya adalah ,inta uang ke kita agar barang yang kita bawa boleh dibawa. Jadi jangan mau kalaundibawa ke tempat lain, tetaplah ditempat antrian

Petugas nakal tidak akan mau memberikan tanda bukti sah seperti struk bayar

Petugas nakal biasanya minta uang dalam bentuk cash atau ditransfer ke nomer rekening. Dan tidak mau ada bukti sama sekali. Jika ketemu petugas seperti ini bosa dipastikan dia adalah penjahat berseragam. Pastikan kita minta bukti pemberian uang ke ke dia, dan dia gak akan mau memberikannya.

Melawan dengan suara keras biasanya efektif

Kalau ada petugas yang macam-macam, debat atau lawanlah dengan suara keras biar didengar banyak orang. Oknum petugas yang sedang mencari uang biasanya akan malu dan menghentikan usaha bejadnya, jangan lupa rekam dengan kamera. Mereka juga takut akan ketahuan oleh instansinya

Contoh dan cara mendebat oknum petugas bandara yang nakal tidak bertanggung jawab

Seorang ibu-ibu (Ibu) membawa tas keren merek terkenal dari singapura dan periksa oleh Petugas (Ptg).

Ptg : Selamat siang bu, bisa kami mendapati tas ibu merupakan tas baru dan seharusnya terkena bea masuk!

Ibu : Iya pak, tapi tas ini kan keperluan sehari-hari saya buat kerja, masa dikenai bea masuk ?

Ptg : Wah iya bu, kan harganya melebihi batas $250, jadi ibu kami tahan sampai bayar bea masuknya

Ibu : Lho koq bisa, aturannya dari mana, ini kan barang pribadi saya, untuk sehari-hari

Ptg : Ibu ini jangan membantah, ayo ikut ke kantor

(di sini petugas nggak menjawab pertanyaan ibu itu malah mengajaknya ke kantor petugas)

Ibu : Yaa nggak bisa dong pak, ini kan bukan barang baru, harganya memang mahal, tapi kan barang pakai, bukan untuk impor dijual kan

Ptg : Ayo bu ikut ke kantor saya, kita selesaikan di sana

Ibu : Wah aturannya berubah yah pak, (sambil suara mengeras dan mengeluarkan hp)

Ptg : yaa karena tas ibu itu harganya lebih dari $250

Ibu : Emang harus bayar berapa pak ?

Ptg : tas ibu kan merek xxx, harganya sekian belas juta, jadi banyarnya sekian juga

Ibu : wah bapak ini gimana sih, ini kan barang keperluan sehari-hari saya, kecuali saya impor terus saya jual lagi lah baru saya mau

Ptg : jadi ibu nggak mau bayar, ya udah barang ibu kami tahan

Ibu : (sambil merekam dialog) Oke, tolong jelaskan aturan tentang pengenaan bea masuk barang penumpang, dan berapa saya harus bayar, kemana dan saya minta buktinya

Ptg : wah ibu jangan gitu dong sama petugas, memang kita penipu atau apa sampai direkam begitu

Ibu : iya, buat bukti saya komplain nanti

Ptg : (kemudian melembut dan menurunkan nadanya) ya udah kalau ibu nggak mau nggak apa-apa, nyumbang buat negara ini koq

Ibu : Saya mau kalau ada bukti pembayarannya, saya bayar kemana

Ptg : ya udah silahkan ibu lanjut perjalanan saja … maaf telah memperlama perjalanan ibu

Dari contoh di atas, kelihatan sekali oknum petugas nggak menjawab pertanyaan yang dibenturkan kepada peraturan, pakai cara ngotot dan mengancam. Ibu itu tetap tenang dan berani menghadapi petugas seperti itu. Akhirnya ya dibiarkan melanjutkan perjalanan.

 

Iklan

8 pemikiran pada “Contoh dan Cara mendebat oknum petugas di bandara yang nakal terhadap barang bawaan penumpang

  1. Ping balik: Tips membawa barang dari luar negeri agar tidak terkena bea masuk | Ahsanfile

  2. Mohon maaf Mas, tapi postingan ini belum selesai diketik ya :hehe. Yah, kalau saya kayaknya mencoba untuk ikut aturan saja sih Mas :hehe, kalau misal saya memang membawa barang dalam jumlah yang pantas dikenakan bea masuk dan pajak, ya dengan membawanya kan saya artinya siap membayar printilan-printilannya :hehe. Toh nantinya hasil dari bea masuk dan pajak yang saya bayar balik lagi sebagai gaji dan tukin :hihi.
    Tapi kalau saya merasa sudah membawa sesuai ketentuan pembebasan tapi masih saja ada yang nakal, pertama tunjukkan name tag kantor dulu, kemudian temui atasannya, jelaskan baik-baik :hehe. Yang penting stay calm

  3. Info yg bermanfaat, ada yg mau sy tanya :
    – Seandainya kita mmg hrs byr pajak itu hitungannya gimana ya?
    kalo hrg beli di LN + byr pajak msh lebih murah dr hrg pasaran di indo ya gk masalah.

    – Kalo kita beli sistem online, hitungan pajaknya juga gimana?

    Thx

  4. Ping balik: Daftar barang bawaan oleh-oleh apa saja yang bisanya ditarget oleh petugas bea cukai di bandara ? | Ahsanfile

  5. Terima kasih pak untuk info yg bermanfaat ini. Saya jg mau bertanya kalau saya membawa tansman succulent dan kaktus koleksi saya ke Indonesia dr Australia krn kami sekeluarga akan pindah kembali menetap di Indonesia bagaimana ya pak. Saya akan kemas tanpa tanah alias bear root. Kalau utk koleksi pribadi tetap harus dideclare dan dibawa ke jalur merah ga ya? Terima kasih pak Ahsan ats perhatian dan bantuan jawabannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s