Tukang Sayur : Tiba-tiba menjadi pekerjaan yang saya idam-idamkan !


Berdagang adalah pekerjaan yang paling mulia, paling banyak pintu rejekinya dan itu menjadi harapan saya bisa melakukannya disamping pekerjaan saya sekarang ini. Dan tukang sayur adalah seorang pedagang, dia membeli dan menjual sayur kepada orang-orang sehingga tidak perlu repot-repot jauh pergi ke pasar.

Dan saya pagi ini mendadak berfikiran untuk menjadi tukang sayur. Sepertinya bahagia banget… karena apa ? Wakakaaa… alasan yang cuma rasa absurd sedang aku bayangkan… tetapi ini adalah kenyataan loh…

Sebelumnya, inilah 3 kelompok wanita pembeli sayur,  dengan karakter mereka masing-masing !

1. Ibu rumah tangga
Mereka yang mengatur sendiri soal menu makanan untuk keluarganya, sangat teliti soal harga dan kualitas sehingga menjadi yang paling sering bermasalah dengan tukang sayur. Cerewetnya minta ampun dan lebih sering bikin kesel tapi kudu sabar soalnya jumlah mereka sebagai pembeli itu paling banyak.

2. Mba-mba pembantu rumah tangga
Mereka para asisten rumah tangga yang oleh majikannya dipercaya untuk mengurus menu makanan di rumah. Belanja sesuai pesanan majikan, apapun dan berapapun. Ini yang paling disukai tukang sayur karena soal harga gak pernah banyak komplain.

3. Wanita karir
Lha, bedanya ibu rumah tangga sama wanita karir itu apa sih ? Gini deh, ibu rumah tangga itu yang cukup dengan apa pekerjaan suami tanpa dia bekerja lagi. Membantu suaminya dibidang pendidikan anak dan urusan rumah baik sendiri atau dengan bantuan mba-mba pembantu rumah tangga. Kalau wanita karir ini sama tukang sayur diperlakukan lebih serius karena jangan sampai membuat kecewa agar tak berpindah ke tukang sayur lainnya.

Dinanti kehadirannya oleh para ibu-ibu, emak, dan mba-mba

Di jam-jam tertentu sesuai jadwal, saya akan mangkal di tempat yang mudah didatangi ibu-ibu. Walau cuma sayurnya yang dinanti tetapi secara nggak langsung sayanya yang dinantikan kedatangannya. Mereka akan kecewa jika saya tak datang, akan diinterogasi sampai habis mengapa kemarin misalnya tak berjualan, atau kalau juga telat datang, juga bakal dikomplain.

Artinya kedatangan saya sangat dinantikan oleh ibu-ibu, emak dan mba-mba walau cuma urusan sayur doang kadang melebihi urusan cinta, ada telat atau kurang dikit bisa berhari-hari nggak enak hatinya.

Bisa melihat wanita dan mba-mba yang cantik-cantik !

Ini hal yang tak bisa saya hindari nantinya, mau nggak mau akan menatap dan melihat wanita-wanita yang tampil dalam kondisi tercantiknya. Bagi saya wanita sedang paling cantil itu saat bangun tidur, kadang masih pakai pakaian tidur, rambut berantakan dan muka masih suthur….

Apalagi kalau mba-mba perumahan, kadang kelewatan kalau dandan, orang cuma belanja sayur dah seperti mau jalan kemana, mulai dari make up, pakai pakaian cakep dan parfum. Aroma ikan asinpun kadang kalah sama aroma parfum mereka.

Dan nggak jarang juga para wanita karir yang sebentar lagi akan berangkat kerja, mereka biasanya belanja dalam kondisi setengah maku up. Sayur yang mereka beli biasanya yang praktis untik pagi dan untuk nanti sore ketika pulang ke rumah.

Bisa menggodai wanita yang cakep-cakep tanpa dicurigai siapapun

Kesempatan ngobrolin sayur pasti bisa disisipi dengan candaan dan guyonan. Dan disitulah kesempatan untuk menggoda mereka. Itu juga yang membuat saya berfikiran untuk menjadi tikang sayur yang kayaknya ntar bakal banyak di komplain karena pasti memiliki julukan “tukang sayur ganteng” atau “tukang sayur genit”… wakakaaa…. tapi itulah kenyataanya,

Bisa mendengar kabar-kabar dan gosip terbaru

Sudah menjadi rumus sosial sepertinya jika beberapa wanita yang sudah saling kenal bertemu dalam satu tempat, maka yang terjadi adalah ngrumpi dan nggosip apa saja dari hal baik sampai hal nggak perlu diomongin. Efeknya bagi saya ya akan  tau apa yang sedang dibicarakan, bahkan sering juga menjadi sarana titip informasi.

Saya bisa mendapatkan nomor hp ibu-ibu, mba-mba yang cakep-cakep

Jika seorang lami-laki dengan berbagai cara ingin mendapatkan nomor telepon seorang wanita, maka bagi tukang sayur adalah hal yang mudah sekali. Nggak perlu pakai repot, yaa tujuannya untuk urusan sayur. Mulai dari pesan sayur untuk menu esok apa saja yang harus dibeli, konformasi kalau tidak jualan sampai pemberitahuan jika ada perubahan pesanan. 

Waduh… alasannya koq genit semua… otak kotor semua… ha ha ha… tapii bukan seperti itu saya…. kalau saya tiba-tiba kepikiran menjadi tukang sayur alasannya itu karena berdagang, sebuah pekerjaan dengan pintu rezeki yang paling banyak. Kemudian barang dagangan adalah kebutuhan sehari-hari sehingga aku bisa mendapatkan yang terbaik dan termurah untuk urusan ini.

Itu semua adalah godaan dan cobaan iman seprang tukang sayur

Tiap hari nyanding istri orang, tiap hari lihat wanita cantik, tiap hari bertemu dan ngobrol dengan wanita. Menjadi hal yang berat adalah menjaga perasaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak baik. Karena menjadi tukang sayur yang ganteng pun akan dibenci para suami orang, menjadi tukang sayur yang genit akn menjadi rawan cemburu para pelanggan saya. Dan menjadi tukang sayur yang sedikit bjcara juga akan dijauhi pelanggan.

Harus sadar diri, hanya tukang sayur !

Apa sih hebatnya tukang sayur selain dikelilingi banyak wanita karena sayurnya doang. Bukan orang berlebih kalau mau menggodai wanita, dibanding mereka yang punya kerjaan lain yang lebih kaya dan mereka itu suami para wanita ya g membeli sayurku. Apalah saya dibandingkan dengan mereka. Harus sadar diri hanya tukang sayur yang bisa ngobrol dan melihat wanita cantik … iya melihat saja…

Bersyukur menjadi tukang sayur dengan rejeki yang halal…

Karena fokus tulisan ini ternyata ada di bisa melihat dan ngobrol dengan wanita cantik maka anggap saja itu efek samping dan godaan iman. Harus bisa menjaga sikap agar berdagangnya sebagai pintu rejeki itu tetap halal. Ada banuak mereka yang harus korupsi uang rakyat demi bertemu dan ngobrol dengam wanita cantik. Ada banyak mereka yang harus merana tak bisa melihat wanita cantik.

Jadi saya tegaskan, bukan karena alasan-alasan genit di atas saya ingin menjadi tukang sayur. Soal alasan-alasan genit itu sebenarnya malah adalah cobaan iman yang menyenangkan. Jarang orang yang bisa lolos dari cobaan seperti itu. Dan saya salut sama tukang sayur yang

Iklan

5 pemikiran pada “Tukang Sayur : Tiba-tiba menjadi pekerjaan yang saya idam-idamkan !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s