Begini rasanya buang air besar di kakus kolam ikan !


WARNING: Tulisan ini mengandung scene cerita kejadian yang menjijikan, jangan baca kalau ingin penasaran seharian !

Pernahkan kalan melihat sebuah kolam ikan, kemudian ada sebuah bangunan kecil di atasnya. Seperti kotak yang muat 1 orang di dalamnya. Itu adalah kakus atau toilet di atas kolam yang biasanya digunakan oleh pemiliknya untuk buang air.

image

Ini rasanya buang air besar di atas kakus kolam ikan !

Yang namanya kejadian memang tidak diprediksi, seperti kemarin di sebuah daerah satu-satunya sarana buang air besar adalah kakus di atas kolam air. Ternyata nggak selancar yang aku bayangkan. Berikut bermacam kejadian nggak menyenangkan yang aku alami

1. Khawatir kejeblos ke dalam air

Dengan melihat kondisi bangunannya, seringnya aku khawatir kalau aku masuk ke dalamnya. Biasanya hanya ada dua papan kayu atau bambu untuk kaki buat jongkok.

Kalau lagi boker terus kayunya mbledos kan kejadianya nggak keren banget. Kecebur ke dalam air tempat taiku kecebur, bonus kena patil lele pantat atau adik kecilku… huaaaaa…. jijik banget dan sakit… trus skit hati karena pasti menjadi hal yang memalukan banget.

image

Kalau dilihat kejadiannya seorang laki-laki keluar dari kubangan air kolam yang ada tainya, sambil meringis-ringis kena patil lele…. ha ha ha…. tragis banget…

2. Jijik kena cipratan air

Satu hal yang juga aku benci adalah cipratan air yang kemana-mana hasil dari jatuhnya tai ke dalam air. Bayangin aja, biasanya kan tai yang keluar pertama itu nggak keras banget. Nyemplung ke air biasanya langsung encer larut sama air.

Habis itu disusul tai yang agak keras melayang keluar dari saluranya ke air. Hasilnya adalah ada percikan air balik ke atas yang kadang sampai juga ke pantat. Iiggghhh.. jijik banget… air tai berarti.

Yang paling nyebelin adalah percikan air sampai nyiprat ke deket lobang pengeluaran. Bisa langsung menciut tuh lobang dan pasti tai yang akan keluar menjadi mampet. Rasanya perasaan mules nggak enak banget menahan derasnya dorongan benda yang mau keluar… aaaaaarrrgghhhh….

Bayangin saja, boker di atas air, tainya jatuh langsung larut, kemudian jatuh tai lagi ke larutan tai, nyiprat kena pantat dan ke deket lobangnya. ihihihihiiii jijik… mau dielap pakai tangan jelas gak mungkin… mau gimana coba ?

3. Khawatir kena sambar ikan lele dan gurameh

Sudah menjadi kodratnya kalau ikan lele dan ikan gurameh itu doyan tai manusia. Mereka diciptakan untuk bisa mencerna lagi tai untuk di jadikan makanan yang ada gizinya.

Dan kalau ikan dipelihara di kolam maka akan punya kebiasaan kalau ada orang buang air besar mereka akan berebut tainya. Ini juga menjadi masalah besar buat saya, ketika mereka berebut tai itu menjadi hal yang mengerikan.

Bayangkan mau boker, melihat ke bawah banyak kepala ikan pada ngantri dengan mulut sudah pada hap-hap siap mencaplok. Semua ikan ngumpul disitu, ketika ada tai jatuh mereka berebut sekali dan pasti menimbulkan percikan air kemana-mana…. ihihihiii jijik juga… kadang kalau tai baru keluar aku harus berdiri dulu atau nungging biar pantatnya nggak kecipratan air.

Yang horor lagi adalah tai yang belum tuntas keluar lubangnya sudah disambar lele yang lompat ke atas. Horor banget soalnya aku masih ragu kemampuan lele untuk membedakan dengan yang menggantung di sebelahnya.

Nggak keren banget ketika ada sebuah kejadian seorang laki-laki yang sedang buang air di kakus di atas kolam tiba-tiba teriak kesakitan memegangi selangkangannya yang ada seekor lele sedang mencaplok seekor burung yang ada di selangkangannya. Lele itu berontak ke kanan dan kiri yang pastinya patilnya nancep sana dan sini..

Kemudian orang itu jatuh karena kserimpet celananya yang separoh diturunin sambil kesakitan memegangi burungnya. Kemudian orang itu pingsan kebanyakan racun patil lele. Ketika di dekati pemandangannya sungguh tragis, seorang laki-laki dengan paha depan bengkak kotor banyak tainya, dan seekor lelel yang masih sekarat di dekatnya. Terlihat burung laki-laki itu juga bengkak gede …

Ssttt… jangan dibayangin terlalu detail karena itu hanya kekhawatiran saya saja. Soal lele yang menyambar tai itu sih memang terjadi tapi kalau sayanya sampai pingsan belum pernah. Masih aman dan saya bisa menghindar kalau ada lele yang melompat menyambar mau nyaplok burung saya.

4. Ceboknya harus keluar cari air !

Walau itu adalah kolam ikan yang banyak airnya tapi untuk urusan cebok setelah buang air besar susah untuk dilakukan di situ. Harus cari air dulu yang artinya dalam kondisi belum cebok, pantat kecipratan air kolam, harus pakai celana lagi. Berjalan cari air sampai dapat.

Dan harus saya akui, dulu ketika saya tinggal di daerah seperti ini saya sering lupa kalau saya habis boker. Tau-tau pantat saya gatal-gatal dan saya ingat kalau belum cebok.

Jadi itulah pengalaman nggak enak saya soal buang air besar di kolam ikan. Yang sampai sekarang beberapa daerah masih seperti itu tradisinya.

Iklan

5 pemikiran pada “Begini rasanya buang air besar di kakus kolam ikan !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s