Semoga mba-mba sebelah saya tidak pingsan karena bau saya !


Maaf share kali ini saya terlalu jujur dan sedikit terpaksa. Lagi-lagi tentang perjalanan bus di sebelah mba-mba yang saya harus menutupi identitas sebenarnya, mengarang soal pekerjaan dan bohong soal status pernikahan… wakakaa…

Ini perjalanan kesekian kali saya naik bus dengan penumpang sebelah saya adalah seorang gadis. Sampai saat ini saya masih trauma diprospek orang, sudah sering saya share sebelumnya.

image

Tapi kali ini sepertinya tanda-tandanya menenangkan. Mba di sebelah saya ini kalem dan nggak (hampir) banyak bicara. Nggak seperti yang sebelumnya yang aktif memprospek saya.

Tetapi giliran saya yang khawatir sekarang, mba itu pake tutup muka yang setauku adalah penutup hidung saat naik motor, lha ini di bus … koq rasanya aneh…

Dan saya yang juga merasa aneh, mengapa koq baru seumur-umur koq agak merasa pusing ya … antara nggliyeng dan mau mual. Duh pecah rekor nih saya mabok perjalanan darat

Tetapiiii… ternyata saya baru sadar, ternyata saya pakai jaket yang belum dicuci dari hari rabu kemarin, bonus saya pakai mancing hari jumat sabtu kemarin, bonus kegebyur ombak air laut hari sabtunya, saya cuma jemur dan keringin saja.

Aduh bauunyaaa manis asem asin lah pokoknya… manisnya saya, asemnya baunya, asin rasa kalau dicicip pastinya… ha ha ha saya ngakak dalam hati membayangan perasaan mba itu terhadap saya.

Dan saya mulai khawatir soalnya baru perjalanan 15 menit mba itu sudah seperti tertidur dengan pulasnya, bahkan beberapa kali kepalanya oleng kanan dan kiri pules banget tidurnya. Saya khawatir dia itu pingsan karena bau jaket saya.

Saya stress sendiri harus bagaimana, saya sendiri mulai pusing-pusing karena baunya. Mau dilepas acnya dingin banget, mau dipake terus bikin eneg dan bau ikan asin. Akhirnya saya lepas saja dan cuma pakai baju lengan panjang saja.

Nggak lama setelah itu benar, mba itu bangun dan membuka tutup mukanya. Saya yang mulai dingin hanya merasa bersalah dan diam saja. Dan sayapun semakin yakin bau jaketku yang menyebabkan aku pusing mual karena setelah aku masukan tas jadi nggak muallagi.

Mungkin lagi hari kurang beruntungnya ketemu dengan penumpang seperti saya. Tetapi adalah keuntungan buatku bisa dengan tenang tanpa ngobrol apapun di bus sehingga aku bisa istirahat dengan tenang.

Tapi memang nasib sudah digariskan. Entah bagaimana mulanya akhirnya mba itu mulai membuka bicara dan yang terjadi selanjutnya adalah sama, selama perjalanan ini aku nggak bisa tidur. Terus menerus diajak ngobrol mulai dari soal kerjaan, gaji, kos-kosan, sampai pada status pernikahan.

Nhaa kali ini aku kayaknya merasa punya kesempatan agar ngobrol ini berhenti, aku bilang saja kalau sudah menikah dengan harapan dia enggan ngobrol sama suami orang, tetapi nyatanya tidak. Dia malah curhat dan minta pendapat soal cara mengadapi orang tua yang kuat menerapkan adat kejawen. Dia dan calonnya akan menikah tetapi orang tuanya banyak sekali adat kejawennya.

Aduh… ya wis … dari pada diprospek jadi suami, kali ini lebih mending lah dijadikan tempat bertanya soal pengalaman hidup ketika menghadapi orang tua yang masih percaya sama kejawen. Dan akhirnya dari purwokerto sampai dengan  masuk tol cikampek hanya kami yang ngobrol, diskusi dan tanya jawab… et daahh… semoga penumpang lain nggak terganggu.

Dan tulisa ini saya buat sesampai saya di terminal pulogadung, sambil menanti angkutan datang…

Iklan

4 pemikiran pada “Semoga mba-mba sebelah saya tidak pingsan karena bau saya !

  1. Entah kenapa kalau dirimu naik bus selalu ada yang prospek ya Mas? :haha. Saya sebenarnya ingin juga jadi cepat akrab sama orang, terus banyak ngobrol di atas perjalanan kan asyik ya ketimbang bosan sendiri, tapi kadang keder juga takut yang diajak ngobrol adalah orang yang tidak tepat :haha.

    • Tadi malam enggak mas, tapi saya semalama jadi nggakntidur, ngobrol sepanjang perjalanan.

      Soal diajak ngobrol khawatir ketemu orang yang tidak bisa seperti saya, kalau kenalan usahakan sana duluan, baru kita, trus jangam jujur2 amat sama orang. Kadang aku sampai berbohong soal kerjaan, asal, identitas, dan status pernikahan ha ha…. ngimbangin sananya…

        • Soal identitas kalau bisa kita yang aktif… setelah dia ngasih tau, sesuaikan info yang kita berikan. Contoh tadi malam itu

          Me : mba kerja dimana ?
          Mba : di cibitung
          Me : di apa ?
          Mba : di pabrik elektronik, kalau mas ?
          Me : oh sama, sya dibagian it-nya
          Mba : di pt apa mas ?
          Me : di daerah cakung… pt xxx (ngarang)
          …………….
          Me : kalau mba berangkat sendiri ?
          Mba : iya
          Me : oooo mamasnya dah duluan ?
          Mba : anu, masih sendiri koq
          Me : ooo gitu
          Mba : iya, kalau masnya dah nikah ?
          ……. ( tergantung nih jawabannya, aku banyakan ngarang)
          Me : belum mba…

          Dst…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s