Bilakah kau mau, duhai gadisku


Debar hatiku, Membisik rindu
Ingin aku katakan, Kau gadis idaman
Adakah mungkin, Kau kumiliki
Untuk aku jadikan, Insan bernama kekasih

Keayuan yang tergambar, Lukisan nur iman
Bersulamkan keindahan, Santun perkataan
Bagai putih salju mendinginkanhangat perasaan
Mengusir segala resah dijiwa

Kusampaikan salam ucapan mesra
Dan merisik kabar berita
Masihkah ada peluang untuk aku melafazkan cinta
Umpama rembulan jatuh ke riba
Mendengar khabaran darinya
Padaku kau memendam rasa

Padamu oh Tuhan penuh keridhoan
Kekasih yang kudamba, Kekal hingga ke syurga
Hanya satu yang kupinta, Kebaikan darinya
Moga dipelihara, Tulus cinta kita
Agar kukuh ikatan yang murni, Bahagia selamanya
Dengan lafas pernikahan yang mulia

Datanglah kasihmu dalam diriku, Menghiasi ruang hatiku
Akan kusambutnya dengan sujud penuh kesyukuran
Kuharap jalinan kan berpanjangan
Selagi kasih yang terbina, Karena cinta kepada-Nya

Kau kusayangi
Teman sejati
Dikaulah sesungguhnya
Insan bernama kekasih

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s