Rasa cinta seorang mba dari Tegal pada sarapan pertama di hari pertama masuk kerja


Hari pertama masuk kerja, kerja di perantauan, merantaunya sendiri tanpa bareng pasukan, jadi ya apa-apa sendiri. Termasuk sarapan pagi juga sendiri. Bersyukurlah temen-temen yang berangkat kerja itu merasakan cinta istri pada sarapan yang disajikan di atas meja, kalau saya sementara harus tiap pagi merasakan cinta banyak orang.

Foto di atas adalah makanan yang mengandung rasa cinta dari seorang mba yang berasal dari tegal. Dia buat dan kemuaian sajikan sarapan buatku dengan senyum pula. Ah … iya, saya makan di warteg.

Dan kayaknya saya nggak bisa bertahan satu cinta dari cintanya mba tegal ini, pasti saya bosen. Saya akan merasakan cinta seorang tante-tante pada nasi uduk atau gado-gado atau lontong sayur.

Aduh iya, cinta seorang mas-mas dari padang ketika saya akan makan di warung padang. Dan selertinya banyak lagi. Haduuuhh….

Tapi percayalah, hanya rasa cinta pada masakan istri atau orang yang tulus memberikan cintanya buat saya yang akan membuat saya kembali padanya. Karena rasa cinta pada masakan istri itu tulus spesial buat saya dan rasa cinta mba/tante warung makan itu dijual buat semua orang, begitu juga dengan senyumnya.

Ah ini tulisan aku buat karena masih kangen suasana rumah. Suasana yang sementara harus aku tahan beberapa saat untuk aku jalani…

Iklan

13 pemikiran pada “Rasa cinta seorang mba dari Tegal pada sarapan pertama di hari pertama masuk kerja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s