Teknik menangkap ikan “Ngregem” – Lebih asik, seru dan menegangkan !


Pokoknya ini laki banget lah … jika mancing, njaring, manah, njebak, njala dan nyerok untuk menangkap ikan sudah biasa, maka ini aku baru ngrasain teknik mancing yang langsung menggunakan tangan kosong di sungai ketika malam dalam kegelapan. Meraba-raba diantara bebatuan sungai yang bening airnya. Seruuuu …

“NGREGEM” itulah namanya. Β Teknik menangkap ikan seperti ini menurutku lebih seru, asik dan menegangkan karena adrenalin saya bener-bener dipacu ketika meraba dasar sungai diantara batu-batu. Antara ikan atau ular atau hewan berbahaya lainnya. ITULAH KESAN PERTAMA SAYA.

Di atas adah foto sungai siangnya, hasil ikan dan yang sudah siap saji. Target ikan adalah ikan melem sungai. Bonus kadang dapat ikan kekel, ikan betok, udang kali, atau juga ikan lele. Bonus yang paling joss adalah dicapit kepiting sungai yang tajam banget capitnya. Soal ular berbisa tenang saja, ada penjelasan khusus setelah ini.

Berikut saya share lengkap mengenai ngregem iwak ini, mulai dari yang harus disiapkan, video, hasil dan saat menikmatinya. Yang asik sekali itu saat menikmatinya, badan dingin habis berendam di air, makan nasi kebul-kebul, ikan goreng, dicocol sambal pedas dan kopi hangat…

APAKAH NGREGEM IWAK BERBAHAYA ?

Tapi setelah saya ikut dan merasakan sendiri sensasinya, ada hal yang meyakinkan saya bahwa ngregem iwak ini nggak terlalu beresiko. Ada jadwal-jadwal banyak ikan, ada pola sungai dimana nggak ada binatang berbahaya dan ada asiknya menangkap ikan saat malam hari. Hasilnya adalah ikan fresh alami yang sangat gurih rasanya.

Soal Ular, Pengalaman warga setempat, kali pelus bagian hulu atau tidak jauh dari hulunya sampai jarak 15an km yang masih bebatuan seperti foto di atas jarang sekali ditemukan ular berbisa. Ada paling ular kadut yang kalau nggigit gatal doang. Jarang ular karena sungai bersih dinding sungai keras harang lubang sehingga ular nggak betah di sana.

Soal kondisi gelap, yakinlah malam hari itu alam liar itu terang dan nggak gelap gulita. Penyebab kita merasa gelap adalah kita terbiasa di tempat teranga sehingga kalau melihat tempat nggak ada lampu maka akan terasa gelap. 15 menit mata kita di tempat serba gelap maka percayalah kita akan bisa melihat dalam kegelapan. Batu, air, pohon, akan kelihatan jelas.

APA YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK NGREGEM IKAN ?

Pastikan hari sudah malam, paling bagus selepas maghrib sampai jam 9an. Jangan bawa lampu/senter, biarkah gelap sehingga ikan nggak lepas. Kalau bisa bentuk tim untuk mengurangi ruang gerak ikan jika lari tidak ketangkap. Jangan sendirian karena kalau ada apa-apa ada yang tau.

Silahkan tonton video yang kemarin saya rekam sebentar saat sedang di sungainya. Durasi 1 menit dan nggak jelas gambarnya ini saya sedang meraba-raba antara bebatuan. Mencari benda yang empuk dan menul itulah ikan.

Jadi bener-bener nggak perlu alat yang kecuali niat, tekad, hati-hati dan wadah ikan. Kondisi harus gelap tidak boleh ada cahaya karena akan mempengaruhi ikan melihat sekitarnya. Hati-hati agar tidak jatuh terpeleset karena bebatuan sungai itu licin. Saran saya sih pakai sandal atau sepatu gunung yang bisa digunakan untk segala medan untuk mengurangi resiko jari-jari kaki kecepit atau ketusuk bebatuan.

CARA MENANGKAP IKAN DENGAN TEKNIK NGREGEM PAKAI TANGAN KOSONG

Namanya ikan pasti licin di air, namanya menangkap ikan di kegelapan pakai tangan kosong pasti yang diandalkan adalah indera peraba dan feeling. Jadi caranya adalah perkuat cengkraman tangan ketika dapat ikan, latih tangan membedakan batu dengan ikan.

Ikan biasanya berada di sela-sela bawah batu yang airnya cukup deras tetapi bukan pada bagian aliran utama air. Tangan kita harus pelan meraba-raba antara bebatuan. Ketika merasakan ada benda menul-menul atau licin segera regangkan jari langsung tekan ke bawah kemudian susul dengan tangan satunya untuk menangkap ikannya.

Jangan langsung dipegang ikannya karena pasti akan melosot dan lari, tetapi tekan kebawah sehingga ikan nggak bisa lari baru kemudian tangkap. Skill ini harus dilatih karena dalam kondisi kita tidak bisa melihat apa-apa.

Nggak usah lama-lama, cukup 2 jama saja di air kita meraba-raba bebatuan. Kondisi ikan sampai dengan saat ini di sungai pelus, cukup banyak ikan di sini tinggal masalah nasib. Nasib ditentukan oleh usaha kita dengan doa dan hasilnya akan ditentukan oleh Allah. Yang penting usaha kita mulai dari niat, skill dan tekad.

DIMANA LETAK ASIK DAN SERUNYA NGREGEM IKAN ?

Bayangin seperti ini : Lihat sungai bebatuan seperti pada foto pertama, itu dalah kondisi gelap habis maghrib. Trus kita sudah berada dilokasi sambil ngopi-ngopi. Tunaikan sholat maghrib dulu dan berdoa agar dapet banyak ikan dan dihindarkan dari hewan-hewan berbisa.

Hidari penggunaan lampu appaun, lepas alas kaki, lepas kaos, pakai celana kolor saja, jangan lupa ikatkan wadah ikan ke pinggang agar mudah nanti kalo dapat ikan. Jangan lagsung ke air, tapi biasaakan tubuh kena air sedikit demi sedikit mulai dari kaki, tangan kemudian muka agar terhindar dari yang namanya “perubahah suhu yang drastis” di tubuh.

Kemudian jeburrr…. masuk ke air… mulailah meraba raba bawah batu-batu. Jangan ragu-ragu untuk meraba, Kalau menemukan sesuatu yang empuk, segera tekan ke bawah dan jangan sampai lepas. Itu adalah ikan dan jangan lepaskan sampai ketangkap. Kadang dibela-belain nyelam juga tambah asik, airnya dingin dan bersih koq. Kemudian masukan ikan ke wadah.

Terus begitu sampai sekitar jam 8an saja, cukup 1,5 jam sampai 2 jam. Jangan terlalu lama karena nggak baik buat kesehatan. Berapapun dapat ikan naik ke darat saja kemudian kumpulkan ikan bersama temen-temen dalam satu wadah.

Badan dingin sekalian aja mandi sambil membersihkan ikan. Cara membersihkanya juga simpel, iris tegak lurus dengan arah badan pada bagian perutnya kemudian tekan keluar isinya. Nanti lambungnya akan keluar, biasanya ikan seperti ini banyak telurnya.

CARA MEMASAK GURIH IKAN MELEM SUNGAI

Ya tentunya kalau nggak bawa peralatan sendiri ya ada teman orang situ sebagai pemandu atau yang menguasai lokasi. Nanti kita goreng ikannya di rumahnya, patungan aja buat beli beras, minyak ama sambelnya nanti.

Setelah ikan dibersihkan, taburi aja bumbu yang praktis, royco atau masako atau bumbu racik ikan goreng. Itu sudah gurih banget. Goreng dalam dalam keadaan api nggak terlalu besar sekitar 10 menit agar garing dan renyah tapi nggak gosong.

Sambil ngeringin badan, minum kopi pait sedikit gula. Enaknya aduhhh… seger banget… sambil nunggu nasi, sambal dan ikannya siap. Cara bikin sambaiknya ntar minyak bekas nggoreng ikan ini yang untuk nggoreng cabe dan lainnya. Lebih gurih rasa sambalnya pokoke laah…

Setelah itu ya kita makan-makan bersama-sama temen yang tadi ikut ngregem. Seru asik, rasa persahabatan dan kekeluargaan dapet. Puas bisa makan ikan tangkapan sendiri itu lebih bahagia dari pada dapet ikan besar tapi beli.

FOTO-FOTO HASIL NGREGEM IKAN

Ini foto-foto saya kemarin, mulai dari pojok kiri bawah searah jarum jam, ikan melem masih hidup baru saja ditangkap, kemudian atasnya baru saja dibersihkan kotoran perutnya. Tengah ikan sudah digoreng pakai bumbu racik ikan goreng atau royco saja sudah cukup.

Berikutnya sepiring ikan goreng saya pegang buat manas-manasin kamu yang suka berpetulangan da survive seperti saya. Foto kanan bawah… enaknya makan ikan… di alam pedesaan… guyih pokoknya… baju basa tak terasa lagi dinginnya

MAU COBA NGREGEM ? INI LOKASINYA

Sungai Pelus di banyumas tepatnya wilayan purwokerto, dari radius 2 sd 20km setelah hulu untuk tahun 2016 ini karena masih terbilang alami dan nggak banyak sampah. Radisu setelah itu sudah banyak sampah, ikannya juga sudah nggak enak karena sampah-sampah itu.

 

Iklan

43 pemikiran pada “Teknik menangkap ikan “Ngregem” – Lebih asik, seru dan menegangkan !

    • Iya … bisa lah… nggak harus di sungai sih, intinya ikan pada malam hari itu kalem kecuali ikan laut malah saatnya makan..

      Seru mas nangkep ikan seperti ini … adrenalin bener2 naik turun

        • Ha ha… ayuh mas travel ke tempat saya… ntar aku ajak … waktunya sabtu sore habis magrib sd jam 8 saja, 2 jam. habis itu goreng dan makan bersama…

          nasi kebul-kebul, ikan fresh goreng, sambal tomat terasi…

          aaaaa guyih mas…

  1. Jauh amat lokasinya.
    Etapi, dulu sekali waktu SD, saya sering menangkap ikan di sungai dengan teknik ini. Sungainya alirannya dikecilin dulu oleh warga dengan membendungnya pake batu, kemudian baru nyari ikan rame2, disiang hari πŸ˜€ .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s