Ingin Kugapai Pesisir


Dari sela kursi sempit
Dibalik jendela kaca
Iringan lagu menusuk hati
Antara keceriaan dan kelelahan

Aku tak mengerti
Kenapa merasa sendiri
Saat kulihat pantai dibawah pohon kelapa
Dan mengalir sungai muara yang bening

Laju bus ini tak tertahan
Sekedar melihat sapi merah sedang merumput
Dan gadis desa berjalan yang lain berdoa
Semuanya terasa indah

Dalam bahasa yang tak aku pahami
Ingin aku turun dan berlari
Kutemui gugusan pohon yang bersih
Rerumputan yang hijau

Bersama sebuah tangan
Yang akan kugandeng
Tapi aku sadar
Tak ada tangan yang bisa kugapai

Maka aku mengerti
Hanya pasir yang bisa aku ajak bicara
Tentang guratan rasa hati ini
Menggapai seperti apa rasanya kekasih

Seperti apa kangen
Bagaimana rasa cemburu
Seperti apa dicintai
Tak hanya melihat cerita orang saja

Bali — Mei 2000

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s