Dicuekin pelayan rumah makan !


Petang ini aku kembali harus makan di luar rumah karena jam pulang masih lama soale masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Tapi nggak kaya kemarin endingnya sampai bikin panci gosong.

Kali ini walau nggak ada bekas fisik yang kelihatan, teteapi bekas luka di hati sepertinya lebih besar dari pada gosongnya nasi satu panci.

Aku dicuekin pelayan rumah makan…
Aku memilih untuk jalan kaki ke sebuah rumah makan. Yaaa cukup ramai dan terkenal lah di sini. Aku datang dan sampai koq nggak ada yang merespon. Para pelayannya koq anteng-anteng aja, menolehpun nggak seolah aku nggak kelihatan masuk dan memposisikan sebagai pembeli…

Aku kemudian panggil mba-mba pelayan dan mereka cuma diam dan melihatiku lama. Baru kemudian aku bilang mau beli nasi dibungkus… dan kelihatan banget mereka ogah-ogahan dan saling menyerahkan pesananku pada teman yang lain… intinya aku merasakan mereka malas menemuiku.

Akhirnya ada seseorang pelayan yang beranjak bangun dari tempat duduk dan melayani pesananku.

Nhaa pada saat aku sedang dibungkuskan, ada seorang om-om masuk, langsung disambut meriah. “Silahkan masuk pak, mau makan ? Lauknya apa, silahkan duduk”

Itu mba-mba yang tadi pas aku masuk menolehpun enggak, aku panggil aku mau beli nasi dia males ngladenin, lha ini ada orang lain masuk berbeda banget perlakuannya…

Oke, ngenes, sakit hati dan merasa gimanaaa gitu… tapi aku sempet introspeksi diri mengapa aku dicuekin, aku membandingkan dengan orang itu.

Tampang, sepertinya masih gantengan dan atletis saya. Orang itu sudah tua dan perut gendut. Aku masih muda dan masih langsing. Berarti pelayan rumah makan itu nggak menilaiku dari tampang.

Aku datang ke rumah makan jalan kaki, pakai sandal jepit, kaos oblong, slempangan tas butut dari kain, celana di tekuk ke atas sampai setengahan betis, pakai jaket hoodie dengan tidak di pasang resletingnya. Kacau banget ditambah rambut acak-acakan kena angin jalan kaki.

Orang itu datang pakai mobil, pakai topi, pakai sepatu hitam kinclong, pakai jam tangan silver dan kaos dimasukan ke dalam celana. Rapi banget….

Jadi apakah mba-mba pelayan itu menilaiku sebagai orang yang tak pantas masuk rumah makan sehinga aku dicuekin. Dan melihat om-om itu sebagai tamu rumah makan. ?

Sepertinya alasan terakhir itu yang paling masuk akal. Orang kaya bermobil bersepatu dibanding pejalan kaki bersandal jepit…

Wakakakaka… iyalah aku harus sadar diri…

Tentang iklan-iklan ini

Jika dibenci orang, bertahanlah, tidak ada yang lebih menyenangkan dari pada melihat yang orang itu hidup tak nyaman


Bagi yang sedang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari rekan kerja atau teman atau siapa lah yang kita itu sering berinteraksi dengan orang itu dan kita pada posisi yang tidak ada masalah tetapi orang itu tidak senang dengan keberadaan kita, maka bertahan adalah cara yang cukup direkomendasikan.

Kenapa ?

Karena melihat orang itu hidupnya tak tenang itu sudah cukup sebagai pembalasan. Melihat dia selalu tersiksa dan nggak nyaman dengan keberadaan kita itu sesuatu yang menyenangkan. Dan boleh jadi orang itu akan terus uring-uringan … ha ha ha ….

Tapi ingat, posisi kita itu bukan sedang bermasalah lho ya baru boleh praktekan tips ini !

Bagaimana perasaanmu jika melihat seorang gadis yang kamu jatuh hati itu ternyata sedang hamil ?


Patah hati atau kecewa mungkin itu jawaban yang paling pas untuk kondisi di atas !

Ini pengakuan jujur seorang laki-laki, lepas dia statusnya masih single, masih jomblo, sudah menikah atau bahkan seorang duda. Laki-laki yang nggak mengakui ini perlu dipertanyakan sifat alaminya.

Sifat dasar laki-laki adalah ketika melihat wanita cantik itu suka. Ini juga berlaku untuk wanita koq, ketika melihat laki-laki ganteng itu suka. Cuma kembali lagi ke orangnya, tingkat keimanannya gimana, tingkat kesetiaanya bagaimana.

Tulisanku ini aku buat berdasarkan survey kecil yang aku lakukan.

Dan ini yang akan terjadi jika selama ini ada perasaan kagum atau mungkin sudah suka terhadap seorang wanita, sehari-hari bertemu atau sering bertemu. Belum ada kata atau ucapan yang menyatakan suka terhadap gadis atau wanita itu karena alasan nggak berani atau karena sudah nggak pantas.

Tidak berani mengungkapkan cinta karena wanita itu sudah ada yang punya atau karena takut ditolak atau sadar diri karena sudah memiliki keluarga atau yang seharusnya itu tidak mengungkapkan cinta kepada wanita itu karena bukan caranya.

PNS – Harapan besar pada kondisi yang pas-pasan, Selalu di salip oleh para wirausahawan !


Entah mengapa aku lihat sekarang animo orang untuk jadi PNS itu tinggi sekali, lihat di berita dan media massa yang namanya pendaftaran CPNS itu ramai sekali. Apakah karena gaji yang besar ? Atau pasti dapat pensiunan ? Atau karena kerja nggak kerna tetep dapet duit ? Atau alasan lainnya ?

Padahal nyatanya kondisi kehidupan PNS itu selalu pada level besar harapan dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan. Tinggal bagaimana orangnya menyikapi apakah dia akan tetep hidup sederhana dengan gaji yang kecil, apa dia akan memanfaafkan jabatannya untuk mencari uang tambahan atau korupsi untuk memenuhi harapan besarnya.

Oh itu urusan orang, jangan ikut campur, terserah orangnya jangan di ganggu-ganggu, jangan dikomentari dan dikritik orang yang mau jadi pns. Itu hak asasi manusia, urusan orang jangan diusik. Baca lebih lanjut